Jai Opetaia Resmi Gabung Zuffa Boxing, Arah Karier Jadi Tanda Tanya
Jai Opetaia
Berita Tinju: Zuffa Boxing kembali mencuri perhatian dunia tinju setelah mengumumkan perekrutan juara dunia IBF kelas cruiserweight, Jai Opetaia. Langkah ini menjadi pernyataan kuat dari promotor anyar milik Dana White yang secara terbuka ingin membangun struktur baru dalam dunia tinju profesional.
Kehadiran Opetaia, petinju tak terkalahkan asal Australia, mempertegas keseriusan Zuffa Boxing dalam menggaet nama besar aktif. Namun di balik pengumuman tersebut, muncul tanda tanya besar terkait kelanjutan status Opetaia sebagai pemegang sabuk IBF dan ruang geraknya menghadapi petinju di luar ekosistem Zuffa.
Mantan juara dunia dua divisi, Paulie Malignaggi, menjadi salah satu figur yang secara terbuka mempertanyakan langkah ini. Dalam kanal YouTube BoxingScene, Malignaggi menilai publik berhak mengetahui rencana konkret Zuffa Boxing terhadap karier Opetaia.
“Apa yang sebenarnya mereka punya? Divisi cruiserweight di sana seperti apa? Apakah mereka mampu menyusun pertarungan yang layak untuknya? Itu yang perlu dijelaskan,” ujar Malignaggi dengan nada kritis.
Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Dana White sebelumnya menyatakan keinginannya untuk mengurangi ketergantungan pada empat badan tinju utama, sebuah sikap yang berpotensi berbenturan dengan status Opetaia sebagai juara IBF. Banyak pihak berspekulasi apakah Opetaia akan dipaksa melepas gelarnya atau justru dibatasi dalam memilih lawan dari luar Zuffa Boxing.
Meski begitu, Malignaggi menilai peluang duel unifikasi antara Opetaia dan pemenang laga Gilberto Ramirez versus David Benavidez tidak serta merta tertutup akibat kesepakatan promosi ini. Menurutnya, duel tersebut memang sejak awal sulit terwujud.
“Pertarungan itu memang rumit dari awal. Zurdo dan Benavidez sejatinya mantan petinju super menengah yang naik kelas, sementara Opetaia adalah cruiserweight murni dengan potensi ke heavyweight. Saya ragu pemenang Ramirez dan Benavidez memang berniat melawan Opetaia,” katanya.
Ramirez dan Benavidez dijadwalkan bertarung pada 2 Mei mendatang di Las Vegas, laga yang diprediksi akan menentukan peta kekuatan baru di kelas 200 pon. Sementara itu, manajer Opetaia, Mick Francis, menegaskan bahwa peluang unifikasi masih terbuka. Ia menyatakan kepada Boxing King Media bahwa tim Opetaia tetap ingin mengejar pertarungan besar lintas promotor.
Dengan arah Zuffa Boxing yang masih berkembang, masa depan Jai Opetaia kini berada di persimpangan antara ambisi revolusioner dan tradisi panjang dunia tinju.
Artikel Tag: Jai Opetaia, Dana White, Paulie Malignaggi