Kanal

James Toney Ragukan Terence Crawford Bisa Sukses di Eranya

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Agu 2026, 15:33 WIB

Terence Crawford

Berita Tinju - Terence Crawford mendapat banyak pujian setelah memutuskan pensiun dari tinju profesional. Mantan juara dunia empat kelas itu meninggalkan ring dengan catatan prestasi yang membuatnya masuk dalam perbincangan sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa.

Crawford mencatat pencapaian bersejarah dengan menjadi juara tak terbantahkan di tiga kelas berbeda. Ia lebih dulu mengalahkan Julius Indongo untuk menyatukan seluruh gelar kelas welter junior, kemudian menundukkan Errol Spence Jr dalam pertarungan kelas welter dan terakhir mengalahkan Saul “Canelo” Alvarez untuk merebut status undisputed di kelas menengah super.

Rangkaian kemenangan tersebut membuat Crawford semakin kuat dalam perdebatan mengenai siapa petinju terbaik di era modern. Namun, James Toney tidak yakin Crawford akan memiliki perjalanan yang sama jika harus bertarung pada masa kejayaannya.

Toney merupakan salah satu petinju paling berpengalaman pada generasinya. Sepanjang karier profesional yang mencakup 92 pertarungan, ia berhasil menjadi juara dunia di tiga kelas, yakni kelas menengah, menengah super dan penjelajah.

Legenda berjuluk “Lights Out” itu juga pernah mengalahkan sejumlah petinju elite, termasuk Mike McCallum, Iran Barkley dan Michael Nunn. Prestasinya kemudian mengantarkan Toney masuk International Boxing Hall of Fame pada 2022.

Meski demikian, Toney tidak sepenuhnya meremehkan Crawford. Dalam wawancara dengan About Boxing, ia mengaku menikmati gaya bertarung Crawford dan juga menyebut David Benavidez sebagai petinju yang menarik untuk disaksikan.

“Tidak ada petinju dari era ini yang bisa bertarung di era saya. Saya menyukai beberapa petinju mereka. Saya suka melihat Crawford dan David Benavidez bertarung, tetapi kalau berbicara jujur, mereka tidak akan mampu bertarung di era saya.”

Pernyataan tersebut menunjukkan perbedaan karakter antara generasi Toney dan era modern. Crawford sendiri telah mengakhiri kariernya, sementara Benavidez masih aktif dan diperkirakan kembali naik ring pada 12 Desember untuk menghadapi juara interim WBC kelas penjelajah, Michal Cieslak.

Bagi Terence Crawford, penilaian Toney tentu tidak menghapus pencapaian yang telah diraihnya. Dengan gelar tak terbantahkan di tiga divisi dan kemenangan atas sejumlah nama elite, ia tetap meninggalkan warisan besar dalam sejarah tinju modern.

Artikel Tag: Kelas Welter Junior, David Benavidez, kelas welter, Terence Crawford, Kelas Menengah Super

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru