Kanal

Jermaine Franklin Ubah Persiapan Demi Hadapi Moses Itauma

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Mar 2026, 16:40 WIB

Jermaine Franklin

Berita Tinju : Jermaine Franklin tengah menjalani persiapan yang berbeda menjelang pertarungannya melawan Moses Itauma. Petinju kelas berat asal Amerika Serikat itu memilih meninggalkan rutinitas lamanya dan terbang ke Inggris untuk berlatih bersama pelatih berpengalaman Don Charles.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Franklin untuk meningkatkan peluangnya menghadapi Itauma, petinju muda Inggris yang saat ini dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di divisi kelas berat. Pertarungan keduanya dijadwalkan berlangsung di Manchester pada akhir Maret.

Franklin diketahui menjalani kamp latihan di sebuah fasilitas yang dikenal dengan sebutan The Farm di kawasan Luton. Di tempat itu ia bekerja sama dengan Don Charles, pelatih yang dikenal luas dalam dunia tinju Inggris dan sering disebut sebagai spesialis pelatih kelas berat.

Petinju berusia 32 tahun itu mengaku merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Menurutnya, suasana di tempat latihan tersebut mengingatkannya pada masa kecilnya di Amerika.

“Saya suka berada di sini. Suasananya sedikit mengingatkan saya pada rumah,” ujar Franklin saat menceritakan pengalaman latihannya di Inggris.

Franklin tumbuh di Michigan, wilayah yang menurutnya memiliki lingkungan keras dan penuh tantangan. Ia menilai pengalaman hidup di sana membentuk mentalitasnya sebagai seorang petarung.

“Tempat saya berasal cukup keras. Lingkungan seperti itu membuat saya belajar menemukan jati diri. Dalam banyak situasi, Anda tidak bisa mundur dari masalah,” katanya.

Selain fokus pada persiapan fisik, Jermaine Franklin juga menyinggung pengalaman sulit yang pernah ia alami dalam karier profesionalnya, termasuk konflik kontrak dengan promotor lamanya. Perselisihan tersebut sempat membawanya ke proses hukum sebelum akhirnya ia mendapatkan kebebasan untuk menentukan langkah kariernya sendiri.

Menurut Franklin, banyak petinju sebenarnya memiliki kekuatan lebih besar dalam industri tinju daripada yang mereka sadari.

“Bisnis tinju kadang tidak menyenangkan. Petinju sebenarnya punya lebih banyak kekuatan dari yang mereka kira. Tanpa petinju, olahraga ini tidak akan berjalan,” ujarnya.

Kini Franklin berusaha sepenuhnya fokus pada tantangan berikutnya. Lawannya, Moses Itauma, merupakan petinju muda berusia 21 tahun yang disebut banyak pihak sebagai calon juara dunia masa depan.

Meski demikian, Franklin menilai kemampuan Itauma tidak seistimewa yang banyak dibicarakan orang.

“Ia punya gerakan kaki yang bagus, tetapi menurut saya tidak sehebat yang banyak dipuji orang. Dia hanya maju mundur dengan rapi, bukan sesuatu yang sangat luar biasa,” kata Franklin.

Kepercayaan diri itu juga didukung pengalaman bertandingnya melawan sejumlah petinju kelas berat tangguh. Franklin pernah menghadapi Anthony Joshua pada 2023 dan juga mencatat kemenangan mengejutkan atas Ivan Dychko dalam laga terakhirnya.

Kini dengan pelatih baru dan pendekatan berbeda dalam persiapan, Jermaine Franklin berharap dapat kembali menciptakan kejutan. Pertarungan melawan Itauma akan menjadi ujian penting untuk membuktikan apakah perubahan yang ia lakukan benar benar dapat mengangkat kembali kariernya di divisi kelas berat.

Artikel Tag: Tinju Dunia, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru