John Ramirez Berharap Tampil di Kartu Pertarungan Ramirez vs Benavidez
John Ramirez baru saja kembali naik ring setelah absen tujuh bulan, mengalahkan mantan juara dunia kelas strawweight, Byron Rojas, bulan lalu. (Foto: Fight TV)
Petinju kelas junior bantamweight, John Ramirez, berharap bisa mendapatkan kesempatan tampil dalam kartu pertandingan yang sama dengan duel besar antara Gilberto “Zurdo” Ramirez dan David Benavidez.
Petinju berusia 29 tahun asal South Los Angeles itu baru saja kembali naik ring setelah absen tujuh bulan.
John Ramirez (16-1, 9 KO) meraih kemenangan majority decision dalam 10 ronde atas mantan juara dunia kelas strawweight, Byron Rojas, bulan lalu.
Ia mengakui sempat membutuhkan waktu untuk menemukan ritme pertandingan setelah lama tidak bertarung.
“Beberapa ronde awal saya masih menghilangkan karat — soal timing dan kecepatan pertarungan — tapi setelah tiga ronde saya merasa baik,” kata Ramirez kepada The Ring. “Tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman bertarung langsung di ring.”
Meski puas dengan hasil tersebut, Ramirez menyadari ia harus meningkatkan performanya untuk bersaing di level dunia.
“Semakin aktif bertarung, semakin baik performa saya. Lawan yang lebih kuat membuat saya tampil lebih baik,” ujarnya.
John Ramirez memiliki hubungan dekat dengan juara dunia cruiserweight terpadu Gilberto “Zurdo” Ramirez.
Keduanya berlatih di Brickhouse Boxing Club, North Hollywood, di bawah pelatih Julian Chua. Ia mengaku terinspirasi oleh perjalanan karier Zurdo.
“Kami punya latar belakang yang mirip. Kami tumbuh dalam kondisi sulit dan bekerja keras. Dia salah satu petinju terbaik di dunia dan juga teman dekat saya,” kata Ramirez.
Menjelang pertarungan Cinco de Mayo antara Zurdo Ramirez dan David Benavidez, Ramirez mengaku beruntung pernah melihat keduanya berlatih bersama.
Ia menilai duel tersebut sebagai salah satu pertarungan terbaik di era sekarang.
“Benavidez juga teman saya dan salah satu petinju favorit saya. Tapi Zurdo seperti figur ayah bagi saya. Rencananya saya menang di pertarungan saya pada 2 Mei, lalu keluar dari ruang ganti untuk menonton Zurdo menang,” ujarnya.
Ramirez, yang disebut berada di peringkat No. 1 WBA, ingin tetap aktif bertarung sambil menunggu kesempatan perebutan gelar dunia.
Ia juga masih menyimpan ambisi untuk membalas kekalahan dari David Jimenez, satu-satunya petinju yang pernah mengalahkannya.
“Kalau ada kesempatan perebutan gelar dunia, saya akan ambil. Setelah itu baru rematch. Tujuan utama saya adalah menjadi juara dunia,” kata Ramirez.
Artikel Tag: David Benavidez, gilberto ramirez