Jose Benavidez Sr Tegaskan David Benavidez Siap Hadapi Artur Beterbiev
Menurutnya, justru pihak David Benavidez yang lebih dahulu berupaya membuka pembicaraan mengenai duel tersebut. (Foto: Fight TV)
Jose Benavidez Sr membantah pernyataan Artur Beterbiev yang menyebut kubu David Benavidez tidak tertarik mewujudkan pertarungan antara kedua petinju tersebut.
Menurutnya, justru pihak Benavidez yang lebih dahulu berupaya membuka pembicaraan mengenai duel tersebut.
Sebelumnya, Beterbiev dalam wawancara dengan Match TV mengklaim bahwa dirinya telah menyetujui rencana pertarungan melawan David Benavidez setelah laga sang juara WBC kelas berat ringan melawan Anthony Yarde pada November tahun lalu.
Namun, mantan juara dunia sejati kelas berat ringan itu menuduh tim Benavidez mengubah rencana dan memilih menghadapi Gilberto “Zurdo” Ramirez.
Pernyataan tersebut langsung mendapat bantahan dari Jose Benavidez Sr., ayah sekaligus pelatih David Benavidez.
“Kami mendatangi Artur Beterbiev dan timnya sebelum pertarungan melawan Anthony Yarde, tetapi mereka tidak tertarik dengan pertarungan itu,” kata Benavidez Sr. kepada The Ring.
“Kami tidak memiliki masalah untuk menghadapi Beterbiev berikutnya.”
Menurut Benavidez Sr., tidak ada alasan bagi kedua kubu untuk saling melontarkan komentar negatif.
Ia menegaskan bahwa timnya menghormati Beterbiev sebagai salah satu petinju terbaik di divisinya dan siap mewujudkan duel tersebut kapan pun memungkinkan.
“Tidak perlu saling berbicara negatif. Mari kita buat pertarungan itu terjadi. Kami menghormati Beterbiev. Dia petinju hebat,” ujarnya.
Meski demikian, Benavidez Sr. mengakui bahwa prioritas utama mereka saat ini adalah menghadapi Dmitry Bivol.
Ia menilai kemenangan atas Bivol akan membuka peluang bagi putranya untuk menjadi juara dunia tak terbantahkan.
“Pilihan utama kami adalah Bivol. Dia mengalahkan Canelo Alvarez dan Gilberto Ramirez. Mengalahkannya akan memberi David kesempatan menjadi juara tak terbantahkan,” kata Benavidez Sr.
Walau demikian, ia juga menyebut Beterbiev sebagai lawan yang lebih berbahaya dibandingkan Bivol.
“Beterbiev adalah petarung yang lebih berbahaya. Kami sangat ingin menghadapi dia berikutnya. Kami bisa mewujudkan pertarungan itu kapan saja jika mereka menginginkannya,” tambahnya.
David Benavidez sendiri tengah menikmati periode terbaik dalam kariernya. Petinju berusia 29 tahun itu tampil dominan saat menghentikan Anthony Yarde pada ronde ketujuh dalam duel perebutan gelar kelas berat ringan.
Tak lama setelah kemenangan tersebut, Benavidez naik ke divisi kelas penjelajah dan kembali menunjukkan performa impresif.
Pada Mei lalu, ia menghentikan Gilberto Ramirez di ronde keenam untuk merebut gelar WBA dan WBO kelas penjelajah.
Di sisi lain, Beterbiev belum kembali bertarung sejak kehilangan status juara dunia tak terbantahkan kelas berat ringan setelah kalah dari Dmitry Bivol pada Februari 2025.
Petinju asal Rusia itu masih berharap bisa mendapatkan pertarungan trilogi melawan Bivol. Saat ini keduanya sama-sama mengantongi satu kemenangan dalam dua pertemuan mereka.
Namun jika duel ketiga melawan Bivol tidak terwujud, Beterbiev menyatakan kesediaannya untuk menghadapi Benavidez.
Menariknya, Benavidez juga memiliki tujuan yang sama.
Pemegang sabuk WBC kelas berat ringan tersebut ingin berhadapan dengan Bivol, yang saat ini memegang gelar The Ring, IBF, WBA, dan WBO setelah kembali bertarung dengan kemenangan angka atas Michael Eifert.
Dengan situasi tersebut, persaingan di puncak divisi kelas berat ringan dan kelas penjelajah diperkirakan akan semakin menarik dalam beberapa bulan mendatang.
Baik duel Benavidez melawan Bivol maupun Benavidez menghadapi Beterbiev berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar yang bisa disajikan dunia tinju saat ini.
Artikel Tag: David Benavidez, Dmitry Bivol, Artur Beterbiev