Kekuatan Ryan Garcia Jadi Sorotan Jelang Duel Lawan Conor Benn
Ryan Garcia
Berita Tinju - Conor Benn akan berusaha merebut gelar dunia pertama dalam kariernya ketika menghadapi Ryan Garcia pada akhir pekan ini. Pertarungan tersebut menjadi ujian besar bagi Benn yang kembali ke kelas welter setelah lebih dari empat tahun bertarung di kelas yang lebih berat.
Garcia sendiri baru meraih gelar dunia pertamanya tahun ini setelah mengalahkan Mario Barrios pada Februari untuk merebut sabuk WBC kelas welter. Petinju asal California tersebut kini akan menjalani pertahanan gelar pertamanya melawan Benn.
Menjelang pertarungan, Carl Froch memberikan prediksi yang cukup tegas. Mantan juara dunia kelas menengah super tersebut menilai pengalaman dan kemampuan Garcia akan menjadi masalah besar bagi Benn.
“Saya tidak bisa melihat Conor memenangkan pertarungan ini. Bukan karena saya tidak ingin dia menang. Tentu saya ingin dia menang karena dia petinju Inggris dan saya sangat menyukainya,” ujar Froch kepada The Sun Sport.
Menurut Froch, Garcia memang belum berada di level tertinggi petinju elite dunia. Namun, ia tetap memiliki kualitas dan pengalaman yang cukup untuk menyulitkan Benn.
“Saya tidak akan mengatakan Ryan Garcia berada di level elite tertinggi sebagai petinju profesional. Tetapi dia tetap juara dunia. Dia petarung yang sangat bagus, luar biasa, dan memiliki banyak pengalaman. Saya pikir itu akan terlalu berat bagi petinju seperti Conor,” lanjut Froch.
Froch juga menyoroti keputusan Benn untuk kembali turun ke kelas welter. Menurutnya, proses menurunkan berat badan dapat memengaruhi kondisi fisik dan kemampuan Benn dalam menerima pukulan.
Froch bahkan mempertanyakan apakah Benn masih memiliki kekuatan pukulan dan ketahanan yang sama setelah turun hingga 147 pound.
“Ryan Garcia sangat cepat, memiliki kemampuan counter yang bagus dan pukulannya sangat keras. Dia akan menyakiti Conor,” kata Froch.
Ia juga memperkirakan gaya Benn yang agresif dapat menjadi masalah. Menurut Froch, Benn berpotensi terlalu bernafsu menyerang dan justru membuka peluang bagi Garcia untuk melancarkan pukulan balasan.
“Kalau dia bisa menerima pukulan itu, dia masih punya peluang dalam pertarungan. Tetapi jika sejak awal dia mulai goyah, pertandingan ini tidak akan melewati empat ronde,” tegas Froch.
Pertarungan Ryan Garcia melawan Benn akan berlangsung pada Sabtu di T Mobile Arena, Las Vegas. Garcia akan mempertahankan gelar WBC kelas welter untuk pertama kalinya, sedangkan Benn berusaha merebut gelar dunia sekaligus membuktikan bahwa keputusan kembali ke 147 pound tidak mengurangi kemampuannya.
Artikel Tag: WBC, kelas welter, Carl Froch, Ryan Garcia, conor benn