Legenda Tinju Ini Ubah Prediksi, Tyson Fury vs Anthony Joshua Sulit Ditebak
Tyson Fury dan Anthony Joshua
Berita Tinju - Prince Naseem Hamed mengaku mengubah pandangannya mengenai duel impian Tyson Fury melawan Anthony Joshua. Menurut mantan juara dunia itu, Fury tidak lagi memiliki keunggulan mutlak untuk mengatasi rival senegaranya seperti yang pernah ia yakini beberapa tahun lalu.
Pertarungan sesama petinju Inggris tersebut masih menjadi salah satu laga yang paling dinantikan publik tinju dunia. Namun sebelum benar benar bertemu, Fury dan Joshua dijadwalkan menjalani laga pemanasan masing masing agar tetap berada dalam kondisi terbaik.
Anthony Joshua akan lebih dulu naik ring menghadapi Kristian Prenga di Jeddah, Arab Saudi, pada 25 Juli. Di atas kertas, Joshua lebih diunggulkan karena lawannya belum pernah menghadapi petinju elite kelas berat.
Meski demikian, performa Joshua masih menjadi tanda tanya. Petinju berusia 36 tahun itu sempat mengalami kekalahan KO dari Daniel Dubois pada September 2024 sebelum kembali menang dalam laga berikutnya.
Di sisi lain, Tyson Fury juga dinilai tidak lagi berada pada level yang sama seperti saat berada di puncak kariernya. Sejumlah pengamat menilai penampilannya mulai mengalami penurunan dibanding beberapa tahun lalu, terutama setelah trilogi sengit melawan Deontay Wilder yang berakhir pada 2021.
Perubahan performa kedua petinju itulah yang membuat Hamed menganggap duel mereka kini jauh lebih sulit diprediksi.
"Bertahun tahun lalu saya melihat Tyson memiliki gaya bertinju yang sangat merepotkan. Dengan kemampuan seperti itu, saya pikir dia bisa membuat AJ terlihat kesulitan. Namun sekarang situasinya sudah berbeda," ujar Hamed kepada talkSPORT.
Ia menambahkan bahwa Fury memang masih memiliki kemampuan untuk tampil luar biasa di malam tertentu, tetapi konsistensinya tidak lagi seperti dahulu.
"Tyson memang terlihat sedikit menurun. Namun kita tidak pernah tahu dengan Tyson Fury. Bisa saja pada satu malam dia kembali menunjukkan performa terbaiknya seperti saat menghadapi Deontay Wilder," katanya.
Hamed bahkan tidak menutup kemungkinan duel tersebut berakhir tanpa pemenang.
"Apakah berlebihan jika saya mengatakan pertarungan Fury melawan Joshua bisa saja berakhir imbang?" ucapnya.
Saat ini, kubu Fury masih berencana menggelar satu laga pemanasan sebelum menghadapi Joshua. Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai lawan, lokasi, maupun tanggal pertandingannya.
Apabila kedua petinju berhasil melewati laga pemanasan tanpa cedera atau kendala berarti, duel Tyson Fury melawan Anthony Joshua diperkirakan dapat digelar pada akhir 2026 dan berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Naseem Hamed, Heavyweight