Manny Pacquiao Akui Ingin Hadapi Terence Crawford, Tapi Gagal Terwujud
Manny Pacquiao dan Terence Crawford
Berita Tinju - Manny Pacquiao dikenal sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang sejarah dengan rekor delapan gelar juara dunia di divisi berbeda. Selama lebih dari dua dekade berkarier, ia telah menghadapi sederet nama besar seperti Oscar De La Hoya, Miguel Cotto, Ricky Hatton, Juan Manuel Marquez, Erik Morales hingga Floyd Mayweather Jr.
Namun di balik panjangnya daftar lawan elite tersebut, ada satu nama yang tidak pernah berhasil ia hadapi, yakni Terence Crawford.
Dalam wawancara bersama Vibe, Pacquiao mengungkapkan bahwa duel melawan Crawford merupakan pertarungan yang paling ia inginkan, tetapi tidak pernah terealisasi meski keduanya sempat sama sama menyandang gelar juara dunia kelas welter.
"Pertarungan melawan Crawford adalah yang paling saya inginkan. Saat itu kami sama sama berada di bawah promotor Bob Arum dan Top Rank. Saya benar benar ingin melawannya, tetapi kesempatan itu tidak pernah diberikan kepada saya," ujar Pacquiao.
Menurut petinju berjuluk PacMan tersebut, Arum sengaja melindungi Crawford sehingga duel besar itu tidak pernah diwujudkan.
"Saya merasa Bob Arum menjaga Crawford. Karena itu pertarungan kami tidak pernah terjadi," lanjutnya.
Peluang mempertemukan kedua petinju sebenarnya sempat terbuka ketika Pacquiao merebut gelar juara dunia WBA kelas welter usai mengalahkan Keith Thurman pada 2019. Di saat yang sama, Crawford masih memegang sabuk juara dunia WBO sehingga duel unifikasi menjadi salah satu pertarungan yang paling dinantikan penggemar tinju.
Namun rencana tersebut tidak pernah berkembang. Pacquiao justru dijadwalkan menghadapi Errol Spence Jr. Akan tetapi, Spence mengalami cedera mata menjelang pertandingan sehingga posisinya digantikan Yordenis Ugas. Dalam laga itu, Pacquiao kalah melalui keputusan angka mutlak, sementara Ugas kemudian kehilangan gelarnya saat menghadapi Spence.
Beberapa tahun kemudian, Spence akhirnya bertemu Crawford dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan pada 2023. Crawford tampil dominan dan keluar sebagai juara dunia tak terbantahkan kelas welter.
Menariknya, Crawford pernah menyampaikan pandangan yang serupa dengan Manny Pacquiao. Mantan juara dunia di empat divisi itu juga meyakini Bob Arum tidak pernah benar benar menginginkan pertarungan tersebut terlaksana. Bedanya, Crawford merasa justru dirinya yang dijauhkan dari Pacquiao.
Meski kini peluang duel itu telah tertutup setelah Terence Crawford memutuskan pensiun, pertarungan antara dua petinju hebat tersebut tetap menjadi salah satu laga impian yang paling disayangkan tidak pernah terwujud dalam sejarah tinju modern.
Artikel Tag: Manny Pacquiao, Floyd Mayweather Jr, kelas welter, Bob Arum, Terence Crawford