Kanal

Mikaela Mayer dan Chantelle Cameron Janjikan Duel Sengit di Inggris

Penulis: Hanif Rusli
01 Agu 2026, 20:48 WIB

Mikaela Mayer (kiri) dan Chantelle Cameron. (Foto: Fight TV)

Mikaela Mayer dan Chantelle Cameron menjanjikan pertarungan sengit ketika keduanya bertemu dalam perebutan tiga gelar dunia kelas welter super di Birmingham, Inggris, pada 29 Agustus mendatang.

Mayer dan Cameron akan bertarung dalam ajang MVPW-06 untuk memperebutkan sabuk kelas welter super WBC, WBO, dan WBA.

Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam kalender tinju putri tahun ini.

Mikaela Mayer memiliki rekor 22 kemenangan dan dua kekalahan, dengan lima kemenangan melalui knockout.

Petinju Amerika Serikat itu bertekad tampil agresif dan tidak membiarkan pertarungan ditentukan melalui keputusan tipis setelah dua kali mengalami kekalahan melalui split decision di Inggris.

Mikaela Mayer sebelumnya kalah tipis dari Alycia Baumgardner pada 2022 dan Natasha Jonas pada 2024.

Pengalaman tersebut membuatnya bertekad tampil lebih dominan saat menghadapi Cameron.

“Kami berdua bisa bertinju karena memiliki latar belakang amatir, tetapi kalau melihat pertarungan profesional kami, kami cenderung maju dan melepaskan pukulan,” kata Mayer dalam konferensi pers awal pekan ini.

Mayer bahkan memprediksi pertarungan tersebut akan menjadi duel terbaik petinju putri sepanjang tahun.

Menurut dia, kedua petinju sedang berada dalam kondisi terbaik sehingga penggemar dapat mengharapkan pertarungan dengan tempo tinggi.

“Kami bertemu ketika sama-sama berada di masa terbaik. Kami masih sangat kuat dan dominan, jadi tidak mungkin pertarungan ini tidak berlangsung penuh aksi. Saya memprediksi ini menjadi pertarungan putri terbaik tahun ini,” ujar Mayer.

Sementara itu, Chantelle Cameron datang dengan rekor 22-1 dan delapan kemenangan KO.

Petinju Inggris tersebut merupakan mantan juara dunia di dua kelas berbeda dan satu-satunya petinju yang pernah mengalahkan Katie Taylor dalam karier profesionalnya.

Cameron mengatakan pertarungan melawan Mayer relatif mudah diwujudkan setelah keduanya bertatap muka pada April.

Ia juga menilai duel tersebut menjadi contoh penting bagi perkembangan tinju putri, yang menurutnya membutuhkan lebih banyak pertarungan antara petinju terbaik.

“Saya berbeda. Semakin berat tantangannya, semakin baik saya tampil. Saya tahu Mikaela adalah ujian berat dan itu akan mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” kata Cameron.

Chantelle Cameron berharap pertarungan Mayer menjadi bagian dari tren yang lebih besar dalam tinju putri, yakni mempertemukan petinju terbaik tanpa terlalu lama terjebak dalam negosiasi.

“Untuk tinju putri, semoga lebih banyak pertarungan seperti ini terjadi. Yang terbaik harus melawan yang terbaik. Tanda tangani kontrak, naik ke ring dan bertarung. Berhenti berbicara dan mulai bertindak,” ujarnya.

Artikel Tag: Mikaela Mayer, Chantelle Cameron, Alycia Baumgardner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru