Oleksandr Usyk Dibidik untuk Pertarungan Pemecah Rekor Dunia di YouTube
Oleksandr Usyk disebut sebagai salah satu petinju yang ingin dihadirkan iVB, baik pada ajang San Francisco tersebut maupun pada event lain di Las Vegas pada April. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas berat Oleksandr Usyk menjadi target utama perusahaan penyelenggara tinju baru, iV Boxing (iVB), yang berambisi menggelar laga pemecah rekor kehadiran penonton dan mengembalikan pamor tinju ke khalayak luas.
Rencana tersebut diungkapkan CEO iVB, Ed Pereira, yang ingin menjadikan Usyk sebagai salah satu atlet paling dikenal di dunia.
iV Boxing mengumumkan bahwa rangkaian acaranya sepanjang tahun 2026 akan disiarkan melalui YouTube, dengan sebagian event dapat dihadiri secara gratis oleh publik.
Salah satu agenda paling ambisius adalah sebuah kartu tinju di San Francisco pada 11 Juli mendatang, yang menargetkan kehadiran lebih dari 136 ribu penonton dan bahkan membidik angka fantastis hingga 200 ribu orang.
Jika tercapai, angka tersebut akan melampaui rekor penonton tinju sepanjang sejarah.
Meski belum ada pertarungan resmi yang diumumkan, Oleksandr Usyk (24-0, 15 KO) disebut sebagai salah satu petinju yang ingin dihadirkan iVB, baik pada ajang San Francisco tersebut maupun pada event lain di Las Vegas pada April.
Usyk, yang genap berusia 39 tahun pada 17 Januari, saat ini memegang tiga sabuk juara dunia kelas berat versi WBC, WBA, dan IBF, serta menempati peringkat pertama pound-for-pound versi ESPN.
Pereira menilai Oleksandr Usyk sebagai figur juara dunia kelas berat yang layak dikenal secara global.
Ia menyebut bahwa di masa lalu, juara kelas berat adalah ikon olahraga dunia, sosok yang dikenal lintas negara dan generasi.
Menurutnya, kondisi itu kini memudar, meski Usyk disebut sebagai petinju hebat lintas generasi.
iVB berencana menggelar event terbuka di Civic Center Plaza, San Francisco, dengan ring didirikan tepat di depan Balai Kota.
Area besar kota akan ditutup demi menciptakan momen yang disebut Pereira sebagai “peristiwa bersejarah” bagi dunia tinju.
Untuk menarik massa sebesar itu, iVB mengaku siap menyajikan laga terbesar dan membayar petinju dengan nilai yang pantas.
Berbeda dari promotor tradisional, iV Boxing menegaskan diri sebagai penyelenggara acara berskala besar yang terbuka bekerja sama dengan semua promotor.
Konsep yang diusung adalah “fans-first”, dengan harga tiket terjangkau bahkan gratis, serta siaran yang mudah diakses.
Melalui kerja sama distribusi dengan YouTube, iVB berencana menyiarkan 12 event tahun ini, sebagian gratis dan sebagian berbayar dengan harga pay-per-view sekitar 10–15 dolar AS tanpa sistem langganan.
Dengan pengalaman menggarap event besar seperti kartu tinju di Times Square dan sejumlah laga kelas dunia, Pereira optimistis visinya bisa menghidupkan kembali minat penggemar kasual.
Jika Oleksandr Usyk benar-benar tampil, laga tersebut berpotensi menjadi salah satu momen paling monumental dalam sejarah tinju modern.
Artikel Tag: oleksandr usyk