Rela Gelarnya Direbut Canelo, Christian Mbilli Bidik Sabuk Juara Lainnya
Christian Mbilli
Berita Tinju - Petinju asal Prancis-Kamerun, Christian Mbilli, menyampaikan tekad bulatnya untuk segera membenahi diri setelah kehilangan gelar juara dunia kelas menengah super WBC. Mbilli harus mengakui keunggulan pengalaman Saul Canelo Alvarez pada duel akbar di Riyadh, Arab Saudi.
Mbilli naik tingkatan menjadi pemegang gelar penuh WBC tahun lalu menyusul keputusan pensiun dari Terence Crawford. Dalam laga pertahanan gelar perdananya tersebut, Mbilli mengambil keputusan berani dengan langsung meladeni tantangan Canelo Alvarez.
Sayangnya, gaya bertarung Mbilli yang dikenal agresif berhasil diredam oleh kecerdasan Canelo. Bintang tinju Meksiko itu sukses mengontrol jalannya pertarungan melalui pukulan balasan yang presisi, hingga akhirnya mengamankan kemenangan angka mutlak (unanimous decision).
Sehari pascamenangani kekalahan profesional pertamanya, Mbilli melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan apresiasi atas dukungan para penggemar sekaligus menegaskan motivasinya yang belum padam.
"Hasil semalam tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Saya mengambil ini sebagai pelajaran berharga, kembali ke sasana, dan saya akan datang kembali dengan jauh lebih kuat. Terima kasih kepada tim saya dan kalian semua atas pesan dukungannya," tutur Mbilli.
Meski kehilangan sabuk WBC, peta persaingan di kelas 168 pon masih terbuka lebar bagi petinju bertipe pressure fighter seperti Christian Mbilli. Ia masih memiliki opsi mengejar tiga sabuk utama lainnya, termasuk sabuk IBF milik Osleys Iglesias maupun sabuk WBO yang tengah diperebutkan oleh Jacob Bank dan Janibek Alimkhanuly.
Sementara itu, Canelo yang kini mengantongi kemenangan dalam laga profesionalnya yang ke-69 diproyeksikan kembali naik ring pada Maret mendatang untuk menuntaskan laga terakhirnya dalam kontrak kerja sama bersama Riyadh Season.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Kelas Menengah Super, Christian Mbilli