Kanal

Rivalitas Eddie Hearn vs Dana White Memanas, Froch Buka Suara

Penulis: Abdi Ardiansyah
23 Feb 2026, 23:00 WIB

Eddie Hearn

Berita Tinju: Langkah mengejutkan diambil Conor Benn setelah memutuskan meninggalkan promotor lamanya dan bergabung dengan Zuffa Boxing. Keputusan ini langsung memanaskan rivalitas antara Eddie Hearn dan Dana White, dua figur yang kini bersaing memperebutkan pengaruh di industri tinju dunia.

Benn selama ini dikenal sebagai salah satu petinju Inggris paling populer di kelas welter. Ia dibesarkan di bawah naungan Matchroom Boxing milik Hearn dan menjalani sebagian besar karier profesionalnya bersama promotor tersebut. Namun masuknya White ke dunia tinju melalui Zuffa Boxing membawa dinamika baru. White, yang sukses membesarkan UFC menjadi raksasa olahraga tarung global, kini berambisi membangun kekuatan serupa di cabang tinju.

Mantan juara dunia kelas menengah super, Carl Froch, turut memberikan pandangannya. Dalam pernyataannya di kanal YouTube pribadinya, Froch menilai persaingan antara Hearn dan White bukan sekadar soal promosi pertandingan, tetapi juga tentang jaringan dan kekuatan politik di belakang layar.

“Dana White memang punya rivalitas kecil dengan Eddie Hearn, mereka saling sindir dari waktu ke waktu,” ujar Froch. “Eddie promotor hebat, dia bekerja keras dan sukses di Inggris maupun Amerika. Namun jika bicara koneksi, ada perbedaan level.”

Froch menyinggung kedekatan White dengan sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk Presiden Amerika Serikat ke 45, Donald Trump, serta hubungannya dengan investor Timur Tengah seperti Turki Alalshikh. Menurutnya, dukungan finansial dan relasi global tersebut memberi White posisi tawar yang sangat kuat.

“Ada level dalam permainan ini. Dalam urusan koneksi dan backing, saya rasa Dana White berada beberapa tingkat di atas,” katanya.

Masuknya Benn ke Zuffa Boxing menjadi sinyal keseriusan White membangun daftar petinju elite. Dengan rekam jejak White yang berhasil mengembangkan UFC menjadi organisasi olahraga miliaran dolar, banyak pihak menilai persaingan ini bisa mengubah lanskap tinju profesional dalam beberapa tahun ke depan.

Sementara itu, Hearn diyakini tidak akan tinggal diam. Matchroom masih memiliki jaringan penyiaran kuat dan sederet nama besar di berbagai kelas. Rivalitas ini diprediksi akan semakin menarik, terutama jika kedua kubu mulai berebut pertarungan besar di pasar Inggris dan Amerika Serikat.

Kepindahan Conor Benn bukan sekadar transfer atlet, tetapi juga simbol perebutan pengaruh antara dua kekuatan besar dalam dunia olahraga tarung.

Artikel Tag: Dana White, Eddie Hearn, Matchroom Boxing

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru