Rolly Romero Mengaku Pensiun Usai Rival Hindari Unifikasi
Rolly Romero Mengaku Pensiun Usai Rival Hindari Unifikasi - sumber: (secondsout)
Berita Tinju – Rolando “Rolly” Romero meluapkan kekecewaannya terhadap peta persaingan kelas welter yang dinilainya tak memberinya kesempatan bertarung melawan para juara lain.
Petinju 30 tahun itu belum kembali naik ring sejak meraih kemenangan terbesar dalam karier profesionalnya pada Mei 2025. Saat itu, Romero menundukkan Ryan Garcia lewat keputusan mutlak dalam duel di Times Square, New York, setelah lebih dulu menjatuhkan lawannya pada ronde kedua. Hasil tersebut mengantarkannya merebut sabuk WBA “Regular” kelas welter.
Namun momentum besar itu belum berlanjut. Meski kemudian ditetapkan sebagai juara penuh, Romero belum mendapatkan laga besar berikutnya di kelas 147 pon. Sejumlah pembicaraan pertarungan kelas atas tak membuahkan hasil, sementara para juara lain justru mengambil jalur berbeda.
Devin Haney yang memegang sabuk WBO sempat dikabarkan membuka negosiasi duel unifikasi dengan Romero, tetapi pembicaraan tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Di sisi lain, Lewis Crocker baru saja merebut gelar IBF dan dijadwalkan menjalani pertahanan wajib melawan Liam Paro. Ryan Garcia, yang kini menyandang sabuk WBC meski kalah dari Romero, tetap menjadi salah satu nama paling komersial di divisi ini dan diperkirakan akan menghadapi Conor Benn akhir tahun ini.
Perkembangan terbaru datang dari Jack Catterall. Petinju Inggris itu mengalahkan Shakhram Giyasov di Mesir akhir pekan lalu untuk merebut sabuk WBA “Regular”, menyusul kenaikan status Romero menjadi “Super Champion” oleh badan tinju tersebut.
Dalam wawancara dengan Seconds Out bekerja sama dengan Betinia NJ, Romero mengaku frustrasinya sudah memuncak hingga ia berseloroh menyebut dirinya seperti petinju pensiun.
“Saya ingin unifikasi, tidak ada yang mau. Saat ini saya seperti investor pensiun dengan dana pensiun. Saya bahkan tidak bisa mendapatkan pertarungan. Satu-satunya juara dalam sejarah yang tidak bisa dapat lawan. Lima pertarungan besar semuanya menghindar,” ujar Romero.
Situasi ini membuat WBA memerintahkan Romero dan Catterall untuk memasuki tahap negosiasi. Romero berisiko kehilangan status juaranya jika memilih tidak menghadapi petinju Inggris tersebut.
Artikel Tag: WBA