Sang Ayah Ungkap 5 Target Lawan Devin Haney, Shakur Stevenson Teratas
Devin Haney
Berita Tinju - Devin Haney terakhir bertanding pada 22 November 2025 saat mengalahkan Brian Norman Jr. melalui keputusan angka mutlak di Riyadh, Arab Saudi. Kemenangan tersebut membuat Haney merebut sabuk WBO kelas welter sekaligus menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda.
Setelah kemenangan itu, Haney sempat dikaitkan dengan pertarungan unifikasi melawan juara WBA Rolando Romero. Namun, rencana tersebut tidak terwujud dan Haney kemudian mendapat kewajiban mempertahankan gelar WBO melawan Keyshawn Davis.
Pertarungan melawan Davis bahkan sempat berada di tahap serius. Top Rank memenangkan lelang dengan tawaran 8,55 juta dolar AS, yang membuat pembagian bayaran ditetapkan 75 persen untuk Haney dan 25 persen untuk Davis. Dengan pembagian tersebut, Davis seharusnya menerima sekitar 2,14 juta dolar AS.
Namun, Davis akhirnya mundur dari pertarungan. Sebelumnya, ia juga dilaporkan menolak tawaran 3 juta dolar AS dari Top Rank sebelum negosiasi berlanjut ke tahap lelang.
Meski pertarungan tersebut batal, Bill Haney masih memasukkan Davis dalam daftar calon lawan Devin. Dalam daftar yang ia ungkap, nama Shakur Stevenson ditempatkan sebagai target utama.
Pertemuan Devin Haney dan Shakur Stevenson berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik di dunia tinju karena keduanya dikenal memiliki kemampuan teknis dan pertahanan yang sangat baik. Stevenson saat ini merupakan juara WBO kelas ringan super, sehingga duel dengan Haney juga akan menghadirkan tantangan lintas kelas.
Nama lain yang cukup mengejutkan adalah Delante “Tiger” Johnson. Petinju belum terkalahkan tersebut memiliki sejarah perseteruan dengan kubu Haney dan pernah terlibat keributan bersama tim Haney saat penimbangan badan pertarungan Stevenson melawan Teofimo Lopez.
Bill bahkan menyebut Johnson sebagai pilihan wildcard.
“Sial, saya harus memberikan satu wildcard lagi. Fox Johnson. Kamu terlalu banyak bicara. Kamu sampai membuat saya terkena perintah pembatasan dan harus berurusan dengan pengadilan.”
Dua nama lainnya adalah Liam Paro dan Jack Catterall. Paro kini berstatus juara IBF kelas welter setelah mengalahkan Lewis Crocker pada Juni 2026, sedangkan Catterall merebut gelar WBA kelas welter melalui kemenangan mutlak atas Shakhram Giyasov pada Mei lalu.
Dengan lima nama tersebut, kubu Devin Haney memiliki sejumlah opsi menarik untuk pertandingan berikutnya. Namun, sejauh ini belum ada kepastian siapa yang akan menjadi lawan Haney dalam penampilan berikutnya.
Artikel Tag: WBO, WBA, IBF, kelas welter, Devin Haney, Shakur Stevenson, Jack Catterall, Liam Paro, Keyshawn Davis