Kanal

Shakur Stevenson Dianggap Tak Terkalahkan, Foster Siap Uji Nyali

Penulis: Abdi Ardiansyah
15 Feb 2026, 11:55 WIB

Shakur Stevenson

Berita Tinju: Performa impresif Shakur Stevenson kembali menjadi perbincangan hangat di dunia tinju. Petinju kidal asal Newark itu sukses menumbangkan Teofimo Lopez untuk merebut gelar WBO kelas super ringan. Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu talenta terbaik generasi saat ini.

Namun tak lama setelah itu, Stevenson kehilangan sabuk WBC kelas ringan yang sebelumnya ia miliki. Situasi ini memunculkan spekulasi apakah ia akan bertahan di 140 lbs untuk mempertahankan gelar barunya atau turun kembali ke 135 lbs demi memburu pertarungan besar lainnya.

Di tengah berbagai opsi yang terbuka, mantan juara dunia dua divisi, Tim Bradley, menilai ada satu nama yang bisa memberi Stevenson ujian berat, yakni juara WBC kelas super bulu, O’Shaquie Foster.

“Saya tahu mungkin banyak yang tidak setuju, tapi petinju yang bisa mengimbangi Shakur adalah O’Shaquie Foster. Saya tidak bilang dia pasti menang, tapi dia bisa bertarung di level yang sama,” ujar Bradley.

Menurutnya, secara teknik Foster bahkan lebih berbahaya dibanding Lopez. Bradley menyoroti kemampuan Foster menjaga jarak, jab cepat dari posisi kidal, serta fleksibilitas bertarung yang bisa berganti ke posisi orthodox. Ia juga mengingatkan bahwa satu dari sedikit kekalahan Stevenson di level amatir datang dari petinju kidal.

Foster sendiri tidak tinggal diam. Dalam sebuah wawancara podcast sebelum status sabuk WBC Stevenson dikosongkan, ia menyebut Stevenson akan menghindari kelas 135 lbs demi menjauh darinya.

“Kalau dia kembali ke 135, saya akan paksa itu terjadi, dia tidak punya pilihan. Tapi saya jamin dia akan menjauh dari saya. Saya yakin dia tidak akan kembali ke 135,” kata Foster.

Ia menambahkan bahwa wacana Stevenson memburu laga besar melawan nama lain hanya bentuk strategi untuk menghindari ancaman resmi darinya sebagai penantang wajib.

Jika Stevenson bertahan di 140 lbs, posisi sabuk WBC kelas ringan bisa saja diberikan kepada juara interim asal Kuba, Jadier Herrera, atau diperebutkan dalam duel perebutan gelar kosong, dengan Foster berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat.

Keputusan Shakur Stevenson dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan arah persaingan di dua divisi sekaligus, sekaligus menjawab apakah ia benar benar siap menghadapi semua tantangan yang datang.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, O'Shaquie Foster

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru