Kanal

Terence Crawford Didenda Usai Terbukti Mengemudi Ceroboh di Omaha

Penulis: Hanif Rusli
16 Apr 2026, 20:29 WIB

Hakim akhirnya memutuskan Terence Crawford bersalah setelah mempertimbangkan bukti yang diajukan, termasuk rekaman kamera tubuh petugas. (Foto: Fight TV)

Juara dunia tinju Terence Crawford dinyatakan bersalah atas pelanggaran mengemudi ceroboh oleh pengadilan pada awal pekan ini dan dijatuhi denda sebesar 75 dolar AS, terkait insiden lalu lintas yang terjadi pada September tahun lalu.

Kasus ini bermula dari penghentian kendaraan Crawford oleh polisi beberapa jam setelah parade di pusat kota Omaha yang digelar untuk merayakan kemenangannya atas Canelo Alvarez dalam perebutan gelar kelas menengah super.

Kemenangan tersebut menjadikan Terence Crawford sebagai petinju pria pertama yang meraih gelar juara terpadu di tiga divisi berbeda.

Menurut keterangan di pengadilan, petugas menghentikan kendaraan Crawford setelah melihat mobil yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan tinggi dan dianggap tidak terkendali di area padat penduduk.

Salah satu petugas menyebut kendaraan tersebut melaju sekitar 50 mil per jam di zona dengan batas kecepatan 25 mil per jam.

Saat pemeriksaan berlangsung, situasi sempat memanas setelah petugas melihat senjata api di dalam kendaraan.

Dengan senjata terhunus, polisi memerintahkan seluruh penumpang keluar dari mobil. Crawford kemudian diborgol sementara petugas meminta bantuan tambahan.

Diketahui, senjata tersebut dimiliki oleh petugas keamanan Crawford dan secara hukum diperbolehkan. Polisi juga memastikan seluruh penumpang memiliki izin sah untuk membawa senjata api.

Dalam persidangan, jaksa awalnya mengajukan dakwaan mengemudi ugal-ugalan, namun kemudian diturunkan menjadi pelanggaran mengemudi ceroboh.

Hakim akhirnya memutuskan Crawford bersalah setelah mempertimbangkan bukti yang diajukan, termasuk rekaman kamera tubuh petugas.

Selain denda, Crawford juga diwajibkan membayar biaya pengadilan sebesar 49 dolar AS. Meski demikian, tidak ada hukuman tambahan yang dijatuhkan dalam kasus ini.

Pihak kepolisian Omaha sebelumnya juga telah melakukan investigasi internal terkait tindakan petugas saat insiden berlangsung.

Hasilnya menyatakan bahwa prosedur yang dilakukan oleh aparat telah sesuai dengan aturan.

Terence Crawford, yang mengakhiri kariernya pada Desember lalu dengan rekor sempurna 42 kemenangan tanpa kekalahan, belum memberikan komentar lanjutan terkait putusan tersebut.

Kasus ini sempat menarik perhatian publik karena melibatkan salah satu petinju terbaik dunia serta situasi penangkapan yang berlangsung dengan senjata terhunus di ruang publik.

Artikel Tag: Canelo Álvarez, Terence Crawford

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru