Kanal

Tyson Fury Bantah Dirinya Sudah “Habis” Jelang Laga Kontra Makhmudov

Penulis: Hanif Rusli
21 Mar 2026, 23:51 WIB

Tyson Fury (kanan) menegaskan dirinya masih dalam kondisi sangat baik untuk kembali bertarung di level tertinggi. (Foto: Fight TV)

Tyson Fury menegaskan dirinya belum melewati masa terbaik menjelang duel comeback melawan Arslanbek Makhmudov di Tottenham Hotspur Stadium, 11 April mendatang.

Petinju kelas berat asal Inggris itu membantah anggapan bahwa performanya sudah menurun setelah dua kekalahan beruntun dari Oleksandr Usyk.

Fury akan menjalani pertarungan pertamanya sejak kalah angka mutlak dari Usyk pada Desember 2024.

Hasil tersebut menjadi kekalahan keduanya secara beruntun dari petinju Ukraina yang kini berstatus nomor satu dunia di kelas berat.

Pernyataan terbaru Fury muncul setelah ayahnya, John Fury, menyebut sang putra sudah melewati puncak performa.

Namun, Fury menolak penilaian itu dan menegaskan dirinya masih dalam kondisi sangat baik untuk kembali bertarung di level tertinggi.

Menurut Tyson Fury, dirinya masih merupakan petinju yang sama seperti beberapa tahun lalu.

Ia mengakui ada perbedaan usia dan situasi dibanding saat mengalahkan Wladimir Klitschko pada 2015, tetapi hal itu tidak berarti kualitasnya menurun.

Fury justru menilai dua penampilannya melawan Usyk tetap termasuk performa berkualitas tinggi.

Petinju berusia 37 tahun itu mengatakan dirinya puas dengan penampilan dalam dua laga kontra Usyk, meski tidak mendapatkan keputusan juri.

Ia merasa belum mengalami kemunduran dan menilai kritik terhadap dirinya tidak akan muncul jika hasil pertandingan berpihak kepadanya.

Setelah menghadapi Makhmudov, Fury berharap bisa kembali bertemu Usyk pada akhir tahun ini. Ia juga menginginkan laga trilogi itu digelar di Inggris atau Eropa, bukan di Timur Tengah.

Menurutnya, faktor zona waktu dan suasana bertanding di Arab Saudi tidak terlalu cocok untuk dirinya.

Selain membuka peluang duel ketiga melawan Usyk, Tyson Fury juga menyatakan tetap terbuka untuk menghadapi Anthony Joshua.

Namun, ia tidak ingin memberi tekanan kepada rival senegaranya itu, terutama setelah Joshua mengalami tragedi kecelakaan mobil pada Desember yang menewaskan dua temannya.

Meski begitu, fokus utama Fury saat ini tetap tertuju pada Makhmudov.

Ia menilai petinju asal Rusia tersebut sebagai lawan yang berbahaya, memiliki pukulan keras, postur besar, dan kemampuan untuk mengakhiri pertarungan dengan satu serangan.

Fury mengaku sudah cukup lama mengenal reputasi Makhmudov, yang sempat berada di peringkat teratas penantang gelar dunia kelas berat pada 2023.

Karena itu, ia enggan berbicara terlalu jauh soal rencana masa depan sebelum menuntaskan tugas terdekatnya.

Ia juga belum mau menentukan kapan akan pensiun.

Tyson Fury hanya mengatakan akan bertarung sebanyak mungkin pada 2026, sembari tetap menyadari bahwa segala kemungkinan bisa terjadi di atas ring.

Artikel Tag: Tyson Fury, Peter Fury

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru