Tyson Fury Enggan Lawan Itauma, Pilih Hadapi Joshua atau Usyk
Tyson Fury
Berita Tinju : Tyson Fury menegaskan arah kariernya usai kembali meraih kemenangan penting atas Arslanbek Makhmudov dalam pertarungan di Tottenham Hotspur Stadium. Petinju berjuluk The Gypsy King itu menunjukkan performa solid setelah absen cukup lama, sekaligus membuka kembali peluang duel besar di kelas berat.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Fury sejak 2023, sekaligus menjawab keraguan publik terkait kondisi fisik dan performanya setelah lama tidak bertanding. Meski belum tampil dalam versi terbaiknya, Fury tetap mampu mengontrol jalannya laga dan mengamankan kemenangan angka mutlak.
Seusai pertarungan, Fury langsung mengarahkan perhatiannya kepada rival lamanya, Anthony Joshua. Duel sesama petinju Inggris itu telah lama dinantikan publik tinju dunia, namun hingga kini belum juga terwujud. Fury bahkan secara terbuka menantang Joshua untuk segera menyepakati pertarungan tersebut.
Namun situasi tidak sepenuhnya sederhana. Joshua diketahui masih dalam proses pemulihan setelah mengalami insiden kecelakaan beberapa waktu lalu. Ia juga dikabarkan ingin menjalani satu laga pemanasan sebelum menghadapi Fury, sehingga peluang pertarungan besar itu masih bergantung pada negosiasi kedua pihak.
Di tengah spekulasi tersebut, muncul nama petinju muda Moses Itauma yang dinilai sebagai calon bintang masa depan kelas berat. Banyak penggemar berharap Fury menghadapi generasi baru tersebut, namun sang juara justru menolak kemungkinan itu.
Fury menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik meladeni petinju muda dalam waktu dekat. Baginya, prioritas utama tetaplah menghadapi Joshua atau menjalani trilogi melawan Oleksandr Usyk, petinju yang dua kali mengalahkannya pada 2024.
“Saya tidak tertarik melawan petinju muda seperti Itauma. Mereka semua petinju bagus, tapi saya ingin Anthony Joshua. Itu tujuan utama saya. Kalau tidak, maka trilogi melawan Usyk,” ujar Fury dalam konferensi pers, dengan nada tegas.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Fury masih berambisi menyelesaikan rivalitas besar yang belum tuntas, sekaligus menutup peluang menghadapi generasi baru dalam waktu dekat.
Jika duel melawan Joshua akhirnya terwujud, pertarungan tersebut berpotensi menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju Inggris. Namun jika tidak, trilogi kontra Usyk juga tetap menjadi opsi menarik, terutama untuk membalas dua kekalahan sebelumnya.
Dengan rencana bertanding dua kali pada paruh kedua 2026, Tyson Fury kini berada di posisi krusial dalam kariernya. Setiap keputusan yang diambil akan sangat menentukan warisan yang ia tinggalkan di dunia tinju.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, oleksandr usyk, Heavyweight