☰
Kanal
✕

Usai Lama Absen, Dmitry Bivol Siap Jamu Callum Smith di Yekaterinburg

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Okt 2026, 11:56 WIB

Dmitry Bivol

Berita Tinju - Pertarungan akbar di divisi kelas berat ringan antara pemegang gelar juara dunia Dmitry Bivol dan penantang tangguh asal Inggris, Callum Smith, resmi dikonfirmasi. Dua petinju papan atas tersebut dijadwalkan saling berhadapan di UMMC-Arena, Yekaterinburg, Rusia, pada 12 Desember mendatang.

Ajang megaduel yang dipromotori bersama oleh Matchroom Boxing dan RCC Boxing ini dipastikan bakal disiarkan secara langsung ke seluruh dunia melalui platform siaran streaming DAZN. Pertarungan ini menjadi laga wajib yang diinstruksikan oleh badan tinju dunia WBO, di mana Bivol diwajibkan mempertahankan sabuknya dari ancaman Smith. Selain gelar WBO, dua sabuk bergengsi lainnya milik Bivol, yaitu WBA dan IBF, juga bakal dipertaruhkan dalam bentrokan 12 ronde tersebut.

Kesepakatan antara kedua pihak sebenarnya sudah tercapai sejak Agustus lalu. Namun, peresmian lokasi pertandingan sempat tertunda selama dua bulan karena WBO harus melakukan evaluasi dan memberikan persetujuan khusus terkait penunjukan Rusia sebagai tuan rumah di tengah situasi geopolitik dan konflik yang masih berlangsung dengan Ukraina.

Menjelang bentrokan ini, kedua petinju sama-sama datang dengan catatan aktivitas bertarung yang terbilang minim dalam beberapa waktu terakhir. Callum Smith (31-2, 22 KO) tercatat belum pernah kembali naik ring sejak kemenangan angka mutlak yang diraihnya atas Joshua Buatsi pada Februari 2025 lalu.

Di sisi lain, Dmitry Bivol (25-1, 12 KO) yang sempat mengukir kejayaan usai membalas kekalahannya dari Artur Beterbiev, harus melewati masa rehat selama 15 bulan akibat cedera dan jadwal pertarungan yang tertunda. Bivol baru kembali beraksi pada Mei lalu saat menang nilai atas Michael Eifert untuk memanaskan kembali mesin bertarungnya.

Bentrokan di Yekaterinburg ini diprediksi bakal berlangsung ketat dan menjadi ujian krusial bagi Bivol untuk mengukuhkan dominasinya di kelas berat ringan. Sementara bagi Smith yang kini berusia 36 tahun, pertarungan ini menjadi momentum emas sekaligus peluang terakhirnya untuk kembali bertakhta sebagai raja tinju dunia.

Artikel Tag: WBO, WBA, IBF, kelas berat ringan, Dmitry Bivol, Unifikasi, callum smith, Matchroom Boxing

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru