☰
Kanal
✕

Tolak Kenang Rekor Buruk, Marc Marquez Bidik Puncak Klasemen di Mandalika

Penulis: Abdi Ardiansyah
08 Okt 2026, 23:09 WIB

Marc Marquez enggan terbebani dengan catatan buruk, siap hadapi MotoGP Indonesia.

Berita MotoGP - Marc Marquez menegaskan tidak akan datang sebagai penggembira di MotoGP Indonesia 2026 meski dibayangi rekor buruk tak pernah finis di Mandalika sejak 2022. Dalam konferensi pers pra event, juara dunia sembilan kali itu mengaku merasa lebih cepat dan siap menekan Aprilia demi puncak klasemen.

Marc Marquez menegaskan tidak akan mengendurkan tekanan di MotoGP Indonesia 2026 meski dibayangi rekor buruk di Mandalika. Juara dunia sembilan kali itu datang ke Lombok dengan misi merebut puncak klasemen dari Jorge Martin yang kini hanya unggul dua poin.

Sejak seri Indonesia kembali pada 2022, Marquez belum pernah sekalipun finis pada balapan Minggu. Selalu ada cerita, mulai dari terjatuh sendiri, motor terbakar di 2024, hingga ditabrak lawan pada 2025 yang merusak plat penstabil bahu kanannya dan membuatnya terseok di awal musim.

Namun dalam konferensi pers pra event di Mandalika pada Kamis 8 Oktober 2026, Marquez menyatakan tidak ingin terjebak nostalgia buruk. "Pertama-tama, saya datang dengan mood yang berbeda dari tahun lalu," ujar pembalap Ducati Lenovo itu. "Saya hanya memikirkan masa sekarang, mencoba melakukan yang terbaik. Kita lihat nanti," kata rider 33 tahun tersebut.

Marc Marquez percaya peluang tetap terbuka. Ia masih mengantongi podium Sprint 2024 dan musim lalu bangkit dari Q1 posisi 13 menjadi finis keenam di Sprint. "Tahun lalu sebenarnya kami terus meningkat selama akhir pekan dan kami akan berusaha lagi untuk melakukannya tahun ini," tuturnya.

"Saya akan mencoba tampil menyerang di setiap sirkuit seperti yang saya katakan di Motegi. Hal terpenting ialah saya merasa lebih baik dibanding ketika Mugello, Assen, atau Silverstone," ucap Marquez, merujuk tiga seri tengah musim di mana ia finis di luar podium karena bahu belum pulih.

Kini kondisinya berbeda dengan empat sapu bersih kemenangan dalam enam seri terakhir. "Kami mengatur motornya dengan cara yang berbeda. Yang pasti, Sirkuit Mandalika lebih cocok dengan motor dan pembalap Aprilia. Kami akan mencoba untuk sedekat mungkin dengan mereka," tegasnya.

Di sisi lain Martin tetap percaya diri karena karakter mengalir Mandalika menguntungkan RS-GP yang unggul corner speed, seperti dibuktikan Bezzecchi dengan pole 0,4 detik tahun lalu. "Sekarang kami berada di momen yang hebat. Kami hanya perlu bekerja, akan sangat sulit menghadapi Marc dan Marco," ujar Martin.

Bezzecchi yang tertinggal 49 poin dari Martin juga siap mengganggu. "Target saya memulai akhir pekan dengan cara terbaik. Setiap tahun selalu berbeda," kata murid Valentino Rossi itu. "Saya akan mencoba melakukan yang terbaik demi bertahan dalam persaingan," pungkasnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP Indonesia, sirkuit mandalika

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru