Tommy John Meninggal Dunia, Tinggalkan Warisan Besar di MLB dan Dunia Medis
Tommy John merupakan empat kali All-Star yang memenangi 288 pertandingan sepanjang karier dan menjadi nama dari prosedur operasi siku yang mengubah dunia olahraga. (Foto: AP)
Mantan pitcher Major League Baseball (MLB), Tommy John, meninggal dunia pada Sabtu (15/8) dalam usia 83 tahun.
John merupakan empat kali All-Star yang memenangi 288 pertandingan sepanjang karier dan menjadi nama dari prosedur operasi siku yang mengubah dunia olahraga.
New York Yankees mengonfirmasi John meninggal di kediamannya di Bradenton, Florida. Penyebab kematian tidak diumumkan.
Namun, John sebelumnya menjalani perawatan hospice setelah didiagnosis menderita kanker kandung kemih dan sejumlah masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.
John juga absen dari acara Yankees' Old-Timers' Day pada 8 Agustus.
Dalam pesan yang dibagikan di media sosial, ia menyampaikan salam perpisahan kepada teman dan penggemar yang mengikuti kariernya selama 26 tahun.
"Terima kasih kepada Dr. Jobe yang menyelamatkan lengan saya dan memungkinkan saya terus bermain," tulis Tommy John.
Pada 1974, ketika berusia 31 tahun, John mengalami cedera ligamen kolateral ulnar (UCL) pada siku kiri yang saat itu dianggap sebagai cedera yang mengakhiri karier.
Ia kemudian menjalani operasi rekonstruksi yang dilakukan Dr. Frank Jobe pada 25 September 1974.
Prosedur tersebut kemudian dikenal sebagai Tommy John Surgery dan menjadi metode umum untuk menangani cedera UCL.
Operasi itu kini telah dilakukan terhadap ribuan atlet, termasuk sejumlah pitcher MLB, dengan waktu pemulihan umumnya mencapai 12 hingga 18 bulan.
John justru mampu bermain 14 musim lagi setelah operasi. Sebelum menjalani prosedur tersebut, ia memiliki 124 kemenangan dari 355 pertandingan.
Setelahnya, ia tampil dalam 405 pertandingan tambahan dan meraih 164 kemenangan.
Tommy John mengakhiri karier dengan rekor 288-231, ERA 3,34, dan 2.245 strikeout dalam 760 penampilan.
Ia membela Cleveland Indians, Chicago White Sox, Los Angeles Dodgers, California Angels, Oakland Athletics, dan Yankees.
Ia mencapai World Series tiga kali, tetapi tidak pernah menjadi juara.
John juga tiga kali memenangi setidaknya 20 pertandingan dalam semusim, termasuk dua musim beruntun bersama Yankees pada 1979 dan 1980.
Warisan John tidak hanya terlihat dalam statistik.
Pada 2013, ia dan Jobe mendapat penghormatan dari National Baseball Hall of Fame atas kontribusi mereka terhadap olahraga.
John juga menyumbangkan gips asli dari operasi sikunya kepada Smithsonian Institution pada 2022.
Menurut American Medical Association, sekitar 35 persen pitcher aktif MLB pada 2024 pernah menjalani operasi Tommy John.
Sejumlah bintang seperti Shohei Ohtani, Tarik Skubal, Justin Verlander, Chris Sale, dan Jacob deGrom juga pernah menjalani prosedur tersebut.
Tommy John sempat masuk daftar kandidat Hall of Fame dari 1995 hingga 2009, tetapi tidak pernah memperoleh lebih dari 31,7 persen suara, jauh dari 75 persen yang dibutuhkan untuk terpilih.
Artikel Tag: mlb, New York Yankees