Kanal

Toprak Razgatlioglu Dijuluki Stoner Generasi Baru

Penulis: Kayla Nasyidah
01 Jan 2026, 23:06 WIB

Toprak Razgatlioglu Dijuluki Stoner Generasi Baru - sumber: (motorsport)

Berita MotoGP 2026 menghadirkan banyak kejutan menarik. Dari kembalinya Marc Marquez setelah pulih dari cedera, hingga kehadiran pendatang baru di kelas utama, Toprak Razgatlioglu. Persaingan akan semakin ketat menjelang perubahan regulasi 2027, ditambah banyak pembalap yang kontraknya berakhir di akhir musim depan.

Pembalap Pramac akan berduet dengan Jack Miller, mengendarai motor Yamaha bertenaga V4. Meski belum turun ke grid, Razgatlioglu sudah dianggap sebagai bintang. Tiga gelar juara World Superbike (WSBK) menjadi bukti betapa istimewanya dia. Talenta, kemampuan, karisma, dan auranya membuatnya menjadi pusat perhatian.

Banyak yang menantikan debut murid Kenan Sofuoglu ini di MotoGP, beberapa bahkan sudah menyamakannya dengan bintang-bintang besar. Alberto Vergani, manajer terkenal di paddock, adalah pakar WorldSBK yang bertanggung jawab atas karier Danilo Petrucci dan pernah menangani pembalap hebat seperti Casey Stoner, Marco Melandri, dan Carlos Checa.

Menurut Vergani, Toprak Razgatlioglu bisa disebut sebagai Stoner 2.0. Ia yakin pembalap ini akan sukses di MotoGP, sebagaimana diungkapkan Vergani dalam wawancara dengan ‘GPOne’. "Bagi yang lain, Toprak bisa memusingkan Yamaha," ujar Vergani. "Ia adalah juara dengan talenta luar biasa, dan prestasinya berbicara dengan sendirinya. Ia telah memenangkan tiga gelar Kejuaraan Dunia Superbike dengan dua pabrikan berbeda, Yamaha dan BMW."

Vergani melanjutkan, "Saya berbicara dengannya di Valencia pada akhir musim 2025 dan tes, dan itu luar biasa." Foto oleh: Gold and Goose Photography / LAT Images / via Getty Images

Toprak, menurut Vergani, memahami tantangan yang akan dihadapinya dan bagaimana mengatasinya, dengan memanfaatkan kemampuan membalapnya. Marco Melandri juga mengakui bakat luar biasa yang dimiliki Toprak, yang diberikan oleh alam.

Casey Stoner pernah berkata kepada Vergani, ketika memiliki motor, fokuslah pada cara terbaik mengendarainya, tanpa memikirkan motor lain. Toprak, setelah mengalami masalah dengan sasis di WSBK 2025, mengatasi masalahnya dengan fokus pada balapan dan memanfaatkan potensi BMW. "Mendengar kata-kata ini mengingatkan saya pada Stoner," lanjut Vergani. "Bagi saya, Razgatlioglu adalah ‘Stoner 2.0: The Revenge’."

Musim 2026 akan menjadi ajang penemuan bagi Toprak, dengan motor, ban, dan sirkuit baru. Namun, Vergani percaya pada bakatnya dan yakin dia akan menunjukkan kemampuannya, meskipun Yamaha belum berada di tingkat kompetisi tertinggi.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru