Kanal

Transfer Hamza Abdelkarim ke Barcelona Picu Sengketa di Sepak Bola Mesir

Penulis: Demos Why
20 Jun 2026, 15:37 WIB

Hamza Abdelkarim. (Foto: Ayman Aref/NurPhoto)

Berita Transfer: Salah satu klub Mesir meminta bagian dari biaya transfer yang dikeluarkan oleh Barcelona untuk mendatangkan Hamza Abdelkarim dari Al Ahly.

Perekrutan striker Mesir, Hamza Abdelkarim, oleh Barcelona baru-baru ini seharusnya menjadi akuisisi pemain muda biasa. Namun, transfer tersebut malah menjadi pusat perselisihan yang tak terduga dalam sepak bola Mesir. Klub raksasa Catalan itu belum lama ini mengaktifkan opsi pembelian kembali senilai €1,5 juta untuk mengamankan pemain remaja tersebut secara permanen dari Al Ahly.

Namun, menurut laporan yang muncul dari Mesir, kesepakatan itu kini menjadi subjek pengaduan resmi setelah salah satu klub mantan Abdelkarim mengklaim berhak atas bagian dari biaya transfer berdasarkan peraturan pembayaran solidaritas sepak bola.

Menurut kabar yang dilansir dari SPORT, inti dari perselisihan ini adalah Al-Kom Al-Ahmar, klub yang sebelumnya berperan dalam pengembangan Abdelkarim sebelum ia menanjak di sepak bola Mesir. Direktur sepak bola klub tersebut, Diaa Bahgat, secara terbuka berpendapat bahwa Al-Kom Al-Ahmar seharusnya menerima persentase dari jumlah transfer yang disepakati antara Barcelona dan Al Ahly.

"Berkas-berkasnya lengkap, dengan tanda tangan pemain, tanda tangan ayahnya, dan sidik jari ayahnya," ujarnya.

Pengaduan tersebut telah diajukan kepada Federasi Sepak Bola Mesir, di mana klub tersebut berupaya mendapatkan pengakuan atas hak-haknya berdasarkan mekanisme solidaritas, sebuah sistem yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada klub-klub yang terlibat dalam pengembangan pemain muda, sama seperti Barcelona akan mendapatkan penghargaan atas kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid.

Untungnya bagi Barcelona, ​​terlepas dari tantangan hukum tersebut, Bahgat bersikeras bahwa tindakan klub tidak dimaksudkan untuk menciptakan masalah bagi sang pemain.

"Hamza Abdelkarim seperti adik laki-laki saya, tetapi kami harus melindungi hak klub, dan kami berhak atas hal ini, sebagaimana diatur oleh Federasi Sepak Bola," ujar Bahgat melajutkan.

Seiring dengan semakin meluasnya pemberitaan di media Mesir, meningkatnya perhatian seputar perselisihan tersebut mendorong Al-Kom Al-Ahmar untuk mengeluarkan pernyataan resmi. Klub tersebut mendesak para pendukung untuk menghindari menciptakan gangguan yang tidak perlu bagi Hamza Abdelkarim yang saat ini sedang mengalami salah satu momen terpenting dalam kariernya.

Dalam pernyataannya, klub tersebut menekankan bahwa mereka mempercayai proses hukum dan yakin bahwa uang yang terutang pada akhirnya akan diterima tanpa memengaruhi perkembangan pemain.

"Adapun Pusat Pemuda Al-Kom Al-Ahmar, yang saya bangga pimpin, jika berhak atas hak keuangan yang menjadi haknya berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku, kami yakin dapat mengamankannya, karena kami berurusan dengan Klub Al-Ahly, sebuah klub yang menjunjung tinggi prinsip."

Sederhananya, pesan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi spekulasi dan memastikan fokus tetap pada sepak bola, bukan pada perselisihan di luar lapangan.

Artikel Tag: Barcelona, Al Ahly, Hamza Abdelkarim

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru