Kanal

Tuchel Ungkap Alasan Havertz Bawa Arsenal Raih Gelar

Penulis: Hardy D
13 Jan 2026, 15:30 WIB

Tuchel Ungkap Alasan Havertz Bawa Arsenal Raih Gelar - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal kali ini datang dari kembalinya Kai Havertz ke lapangan hijau pada saat yang sangat tepat. Setelah mendapatkan kata-kata motivasi dari manajer Mikel Arteta dan Thomas Tuchel di masa lalu, ekspektasi tinggi terhadap Havertz diharapkan dapat membawa The Gunners meraih gelar Liga Premier.

Havertz kembali merumput untuk Arsenal setelah menepi selama 30 pertandingan akibat cedera lutut yang dideritanya saat melawan Manchester United di laga pembuka musim ini. Meski sempat menyelesaikan pertandingan setelah bertabrakan dengan Manuel Ugarte, cedera tersebut ternyata lebih parah dari yang diperkirakan, mengharuskannya menjalani operasi. Meskipun ada harapan ia hanya absen beberapa minggu, mantan pemain Chelsea ini harus menepi lebih dari empat bulan.

Situasi serupa dialami Havertz di akhir musim sebelumnya, di mana masalah hamstring serius membuatnya harus menjalani dua operasi dalam setahun. Arteta selalu memuji pemain berusia 26 tahun ini, menyebutnya sebagai "powerhouse" dan menyukai kontribusinya untuk tim. Sebelum cedera hamstring pada Februari 2025, Arteta menggambarkan Havertz sebagai pemain yang mampu tampil di setiap pertandingan hingga akhir musim, meskipun takdir berkata lain ketika ia harus absen di sebagian besar musim akibat cedera saat kamp pelatihan di Dubai.

Setelah kembali ke skuad, Havertz diharapkan dapat menemukan kembali performanya dan memperkuat posisinya di tim utama Arsenal. Ada kekhawatiran sempat berkembang bahwa sang penyerang mengalami kemunduran akibat komentar dari Julian Nagelsmann, namun hal ini hanya sekadar manajemen beban. Havertz telah bekerja keras di tempat latihan, dengan klub sangat berhati-hati menentukan waktu yang tepat untuk memainkannya kembali.

Saat melawan Portsmouth, Havertz tampil menggantikan Gabriel Jesus dan menunjukkan sejumlah sentuhan, umpan, serta flick yang impresif. Selama absennya Havertz, Viktor Gyokeres menjadi starter utama di posisi penyerang tengah, meskipun penampilannya mendapat banyak sorotan. Dengan kembalinya Havertz, Arsenal kini memiliki opsi tambahan yang dapat memperkuat harapan mereka di berbagai kompetisi, terutama dengan posisi mereka yang saat ini unggul enam poin di puncak klasemen Liga Premier dan memimpin di Liga Champions.

Kontrak Havertz dengan Arsenal berakhir pada 2028, dan ada keinginan dari dalam klub untuk memperpanjang masa baktinya. Thomas Tuchel, setelah meraih kemenangan di Liga Champions di mana Havertz mencetak gol kemenangan melawan Manchester City, menyebut Havertz sebagai pemain penuh talenta yang harus memaksimalkan potensinya. Kini, Havertz memiliki kesempatan untuk membuktikan diri dengan Arsenal, berpotensi menambah trofi Liga Premier ke dalam koleksinya.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru