Tyson Fury Kembali Bertarung, Andre Ward Ingatkan Soal Motivasi
Tyson Fury
Berita Tinju: Tyson Fury dipastikan kembali naik ring setelah sempat menyatakan pensiun selama hampir satu tahun. Petinju berjuluk The Gypsy King itu dijadwalkan menghadapi Arslanbek Makhmudov pada 11 April mendatang, sebuah keputusan yang langsung memicu beragam reaksi dari dunia tinju. Salah satu tanggapan datang dari mantan juara dunia dan anggota Hall of Fame, Andre Ward.
Kembalinya Fury dikonfirmasi setelah ia membagikan sejumlah video latihan di media sosial dalam beberapa pekan terakhir. Pertarungan melawan Makhmudov akan digelar di Inggris, meski lokasi resmi belum diumumkan. Laga tersebut juga akan disiarkan langsung melalui Netflix, menjadikannya penampilan perdana Fury di bawah platform streaming global tersebut.
Fury terakhir kali bertanding pada Desember 2024, ketika ia kembali kalah angka dari Oleksandr Usyk. Kekalahan itu menjadi yang kedua secara beruntun dari petinju asal Ukraina, setelah sebelumnya Fury juga tumbang melalui keputusan split decision pada awal tahun yang sama. Hasil tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan masa depan Fury di kelas berat.
Arslanbek Makhmudov sendiri datang dengan catatan yang tidak sepenuhnya mulus. Petinju asal Rusia itu baru saja meraih kemenangan angka atas Dave Allen, namun sebelumnya pernah mengalami kekalahan KO dari Agit Kabayel yang kini menyandang gelar interim WBC, serta Guido Vianello. Meski begitu, Makhmudov tetap dipandang sebagai lawan yang cukup berbahaya, terutama karena aktivitasnya yang tinggi dan postur fisiknya yang impresif.
Dalam wawancara bersama Froch On Fighting, Andre Ward menegaskan bahwa ia tidak menentang comeback Fury, namun menyoroti faktor motivasi sebagai kunci utama. “Saya suka ide pertarungan antara AJ dan Fury, tapi saat ini AJ sedang menghadapi urusan pribadi,” ujar Ward. Ia lalu menambahkan, “Kalau Fury tidak benar benar punya dorongan kuat, saya pribadi tidak ingin melihat dia kembali. Kita baru bisa menilainya saat malam laga. Jika motivasinya ada, tentu itu menarik.”
Ward juga menilai sepanjang kariernya, Fury kerap tampil mengikuti level lawan yang dihadapi. Menurutnya, Fury membutuhkan ancaman nyata agar persiapannya maksimal. “Fury sering bertarung naik turun sesuai kualitas lawan. Dia butuh tantangan, dia perlu merasa teruji, karena saat tidak merasa terancam, persiapannya tidak selalu optimal,” kata Ward.
Meski banyak pihak menilai Makhmudov secara gaya bertarung relatif cocok untuk Fury, sorotan utama tetap mengarah pada kemungkinan duel melawan Anthony Joshua. Jika Tyson Fury mampu menunjukkan performa dan motivasi yang meyakinkan, laga akbar sesama petinju Inggris itu diyakini masih memiliki daya tarik besar bagi publik t
Artikel Tag: Tyson Fury, Andre Ward