Unai Emery Konfirmasi Tiga Pilar Aston Villa Absen Lawan PSG
Unai Emery tak bawa Ollie Watkins, Ezri Konsa, dan Emi Martinez. (Foto: Leonhard Simon - UEFA/UEFA via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Unai Emery mengonfirmasi Ollie Watkins, Ezri Konsa, dan Emiliano Martinez tidak dibawa Aston Villa ke Salzburg untuk menghadapi Paris Saint-Germain dalam Piala Super Eropa pada Kamis (13/8) dini hari WIB. Ketiganya belum tampil dalam pertandingan pramusim Villa setelah mendapatkan waktu istirahat usai menjalani kampanye Piala Dunia bersama negara masing-masing.
Aston Villa terbang ke Austria pada Selasa sore untuk mempersiapkan pertandingan melawan juara Liga Champions tersebut. Ollie Watkins, Ezri Konsa, dan Emiliano Martinez masih belum bergabung penuh dengan skuad karena baru menyelesaikan musim pada 19 Juli dan Unai Emery memberikan mereka waktu istirahat selama empat pekan.
"Mereka tidak berada di sini karena mereka menyelesaikan musim pada 19 Juli, dan saya memberi mereka waktu empat pekan untuk beristirahat. Itu sepenuhnya diperlukan. Tentu saja, jika mereka berada di sini, mungkin kami akan memiliki lebih banyak peluang, tetapi pada saat yang sama saya pikir PSG juga berada dalam situasi yang sama seperti kami," ujar Emery.
Emery menyadari absennya tiga pemain penting tersebut dapat memengaruhi kekuatan Villa. Namun, ia tidak ingin menjadikan kondisi itu sebagai alasan dan siap mengandalkan pemain yang tersedia, termasuk sejumlah pemain muda yang telah mendapatkan kesempatan selama pramusim.
"Kami akan mempersiapkan pertandingan dengan para pemain yang ada, bahkan beberapa pemain muda, seperti ketika kami memulai empat pekan lalu. Tentu saja, mereka adalah favorit," lanjut Emery.
Aston Villa juga tidak dapat memainkan Johan Manzambi. Rekrutan baru tersebut mengalami cedera lutut ketika memperkuat Swiss di Piala Dunia sehingga harus absen dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain.
Di kubu lawan, Luis Enrique mendapatkan kembali para pemain PSG yang memperkuat negara mereka di Piala Dunia. Meski kondisi fisik sejumlah pemain mungkin belum optimal, tidak ada pemain utama yang dilaporkan absen karena cedera untuk pertandingan tersebut.
Emery memahami Aston Villa menghadapi ujian besar karena PSG merupakan juara Liga Champions. Ia juga mengingat kembali pertemuan kedua tim di perempat final Liga Champions dua tahun lalu, ketika Villa merasakan langsung level permainan klub asal Prancis tersebut.
"Ini momen yang berbeda, bahkan pemainnya juga berbeda. Ada beberapa tahun di antara satu tim dengan tim lainnya, tetapi banyak perubahan. Kami harus mengetahui kekuatan kami ketika menghadapi PSG dibandingkan dengan dua pertandingan yang kami jalani, yang juga sangat berbeda satu sama lain," kata Emery.
Pada leg pertama di Paris, Aston Villa kalah 1-3 meski Unai Emery menilai timnya mampu memainkan pertandingan dengan baik. Namun, ia merasa Villa belum mampu menjadi tim yang benar-benar mengambil kendali pertandingan seperti yang mereka lakukan pada leg kedua.
"Di Paris, kami kalah 1-3 dan memainkan pertandingan yang bagus, tetapi kami tidak menjadi protagonis seperti pada pertandingan kedua. Pada leg kedua, kami lebih mampu mengeksploitasi potensi kami dalam menyerang dan sempat memiliki momen yang sangat baik untuk membalikkan keadaan pada babak kedua, benar-benar menjadi protagonis dan mendominasi melawan tim terbaik," lanjut Emery.
Aston Villa akhirnya tetap gagal membalikkan keadaan dan tersingkir dari kompetisi. Namun, pengalaman tersebut memberikan kepercayaan diri kepada Emery dan para pemainnya bahwa mereka mampu bersaing dengan tim sekelas PSG ketika tampil pada level terbaik.
"Pada akhirnya kami tidak berhasil. Namun secara keseluruhan, ketika bermain melawan PSG, kami bisa merasakan bahwa kami mampu mencapai level yang mereka miliki. Para pemain juga merasakannya dan bagi keyakinan kami, cara kami bermain sangat penting," tegas Emery.
Artikel Tag: Paris Saint-Germain, Aston Villa, Unai Emery, Piala Super Eropa, Ezri Konsa, Emiliano Martinez, Ollie Watkins