Vincent Kompany Soroti Momen Penentu Tersingkirnya Bayern Munich
Vincent Kompany Soroti Momen Penentu Tersingkirnya Bayern Munich - sumber: (getfootballnewsgermany)
Berita Bundesliga: Bayern Munich harus angkat kaki dari UEFA Champions League setelah kalah agregat 6-5 melawan Paris Saint-Germain. Meski begitu, hasil imbang 1-1 yang mereka raih di Allianz Arena pada Selasa malam menjadi sorotan karena kontroversi wasit.
Kejadian pertama yang jadi perhatian adalah saat João Pinheiro tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Nuno Mendes setelah melakukan handball. Ia malah meniup peluit untuk handball Konrad Laimer yang terjadi beberapa detik sebelumnya.
Vincent Kompany, yang tidak segan-segan mengkritik keputusan wasit, merasa Nuno Mendes seharusnya mendapat kartu merah. “Menurut saya, itu seharusnya kartu kuning kedua diikuti kartu merah. Jelas sekali! Tapi justru kita yang kena keputusan yang merugikan, dan itu momen yang menentukan pertandingan,” ungkap eks kapten timnas Belgia tersebut.
Lebih lanjut, Kompany menyatakan sudah menonton tayangan ulang kejadian itu sebanyak tiga kali. “Saya tidak melihat satu gambar pun di mana Konrad Laimer menyentuh bola dengan tangan. Ada yang melihat gambar lain? Tidak?” tanyanya kepada para wartawan yang hadir. Ia bahkan bersikeras bahwa Laimer mengendalikan bola dengan pinggul, bukan tangan.
Kontroversi kedua muncul ketika midfielder PSG, João Neves, disebut melakukan handball di kotak penalti. Meski menurut regulasi IFAB, handball dari pemain sendiri yang tidak sengaja tidak seharusnya berujung penalti, Kompany berpendapat lain. “Jarak pemain sendiri itu sepuluh meter!” tegasnya.
Pertandingan tersebut memang menyisakan banyak tanda tanya terkait keputusan wasit, yang menjadi perbincangan hangat usai laga krusial tersebut.
Artikel Tag: Vincent Kompany