WBO Pastikan Dmitry Bivol dan Callum Smith Sepakat Bertarung
Dmitry Bivol (kiri) dan Callum Smith. (Foto: Fight TV)
Dmitry Bivol dipastikan akan menghadapi Callum Smith dalam pertarungan wajib untuk mempertahankan gelar WBO kelas berat ringan.
Kedua petinju telah mengirimkan pernyataan tertulis kepada WBO yang mengonfirmasi kesepakatan untuk menjalani pertarungan tersebut.
Berdasarkan informasi RCC Boxing, promotor Bivol, dan Matchroom Boxing yang menangani Smith, kedua pihak juga telah memiliki rencana terkait tanggal serta lokasi pertarungan.
Sebelumnya, WBO memberikan batas waktu hingga 27 Agustus kepada kedua kubu untuk mencapai kesepakatan.
Jika negosiasi gagal, badan tinju tersebut berencana menggelar purse bid untuk menentukan promotor pertarungan.
Dmitry Bivol sebenarnya menginginkan pertarungan yang lebih besar. Petinju Rusia berusia 35 tahun itu baru kembali bertanding setelah absen selama 15 bulan akibat operasi punggung.
Ia mengalahkan Michael Eifert melalui keputusan angka mutlak pada 30 Mei di Rusia dalam pertarungan yang juga menjadi kewajiban mempertahankan gelar IBF.
Dmitry Bivol (25-1, 12 KO) kemudian menjalani operasi pada siku kirinya. Ia sempat berharap menutup 2026 dengan pertarungan melawan Artur Beterbiev atau juara WBC David Benavidez.
Bivol dan Beterbiev telah bertarung dua kali pada 2024 dan 2025. Keduanya sama-sama pernah memberikan kekalahan pertama dalam karier masing-masing.
Beterbiev memenangi pertemuan pertama melalui keputusan mayoritas di Arab Saudi dan menjadi juara tak terbantahkan kelas berat ringan.
Empat bulan kemudian, Bivol membalas kekalahan tersebut melalui keputusan mayoritas dalam duel kedua.
Setelah itu, Bivol akhirnya melepaskan salah satu gelarnya, yang kemudian membuat Benavidez naik status dari juara interim menjadi juara penuh WBC saat mengejar pertarungan ketiga melawan Beterbiev.
Sementara itu, Callum Smith (31-2, 22 KO) akan mendapat kesempatan menjadi juara dunia di dua kelas berbeda. Petinju Inggris berusia 36 tahun tersebut merupakan mantan juara kelas menengah super The Ring dan WBA.
Smith terakhir bertarung pada 22 Februari di Riyadh ketika mengalahkan Joshua Buatsi untuk merebut gelar interim WBO kelas berat ringan.
Awalnya, Smith diperintahkan menghadapi David Morrell, dengan pemenangnya berhak mendapatkan kesempatan wajib melawan Bivol.
Namun, Callum Smith mundur dari pertarungan yang dijadwalkan pada 18 April akibat cedera saat menjalani kamp latihan.
Morrell kemudian memilih tetap bertanding dan menghadapi Zak Chelli pada 9 Mei. Petinju Kuba itu justru kalah melalui penghentian pada ronde ke-10.
Kondisi tersebut membuat WBO kemudian menetapkan pertarungan Bivol melawan Smith.
Artikel Tag: Dmitry Bivol, Artur Beterbiev, callum smith