Zinedine Zidane Janjikan Rotasi Pemain Prancis saat Melawan Belgia
Zinedine Zidane siapkan strategi rotasi pemain usai Kylian Mbappe dibekap cedera. (Foto: Ahmad Mora - UEFA/UEFA via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Pelatih kepala Timnas Prancis, Zinedine Zidane, menjanjikan perubahan besar dalam komposisi pemainnya jelang laga tandang UEFA Nations League melawan Belgia. Langkah rotasi ini diambil Zidane usai kehilangan penyerang utama sekaligus kapten tim, Kylian Mbappe, yang mengalami cedera.
Prancis sukses meraih kemenangan 1-0 atas Turkiye pada laga pembuka yang juga menandai debut kepelatihan Zinedine Zidane bersama tim nasional. Mbappe mencetak gol tunggal kemenangan pada laga tersebut sebelum ditarik keluar akibat cedera dan kini telah kembali ke Real Madrid.
Menjelang laga krusial di kota Brussels pada Selasa (29/9/2026) dini hari WIB, Zidane membeberkan rencana rotasi pemain dalam skuadnya. Pertandingan melawan Belgia merupakan laga kedua dari empat jadwal padat yang harus dilakoni Prancis sepanjang periode jeda internasional kali ini.
Melalui rilis resmi sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Zidane mengonfirmasi perlunya penyegaran kondisi fisik dalam skuad Les Bleus. Jadwal pertandingan yang rapat serta durasi perjalanan antarnegara menjadi pertimbangan utama sang juru taktik untuk melakukan rotasi.
"Pasti akan ada perubahan. Berapa banyak, Anda akan lihat besok," ujar Zinedine Zidane saat memberikan keterangannya kepada para wartawan dalam sesi konferensi pers resmi sebelum pertandingan.
"Tetapi ya, kami tahu kami akan memainkan empat pertandingan dalam periode yang sangat singkat, terutama yang satu ini antara Turkiye dan Belgia, dengan perjalanan di antaranya. Jadi jelas, kami akan sedikit memutar tim," lanjut pelatih berkebangsaan Prancis tersebut menegaskan rencananya.
Zidane menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membangun pemahaman taktis serta mengenal karakter seluruh pemain di dalam skuad. Kendati memiliki waktu latihan yang sangat terbatas, juru taktik berpengalaman tersebut menegaskan bahwa meraih kemenangan tetap menjadi prioritas utama.
"Semuanya penting, tetapi yang paling penting adalah saling mengenal satu sama lain... Ide utamanya adalah selalu mempersiapkan pertandingan dengan benar, meskipun kami tidak memiliki banyak waktu latihan, dan terutama karena kami juga bisa melakukan hal-hal melalui video," tutur Zidane menjelaskan metode kepelatihannya.
Setelah merampungkan laga di markas Belgia, Prancis dijadwalkan menjamu Italia di kota Paris pada hari Sabtu mendatang. Skuad asuhan Zidane kemudian bakal kembali berhadapan dengan Belgia di Stadion Stade de France pada pertandingan keempat yang berlangsung hari Selasa, 6 Oktober.
"Dan tentu saja, ini tentang memenangkan pertandingan karena kita semua adalah pesaing dan ketika kita melangkah ke lapangan, kita ingin menang," kata Zidane mengakhiri penjelasannya mengenai target tinggi yang dipasang untuk skuad Prancis.
Artikel Tag: Prancis, Zinedine Zidane, Belgia, UEFA Nations League