Ada Banyak Hal Yang Harus Dibenahi Nova Widianto di Tim Nasional Indonesia
Nova Widianto/[Foto:PBSI]
Mantan pelatih ganda campuran nasional Nova Widianto akan menghadapi awal yang sulit setelah mengambil alih tim ganda campuran Indonesia, dengan beberapa pemain saat ini sedang diselidiki atas dugaan pengaturan pertandingan.
Pria berusia 48 tahun itu secara resmi diumumkan oleh Asosiasi Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) kemarin sebagai pelatih kepala ganda campuran baru negara tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengatakan penunjukan Nova Widianto bertujuan untuk mengembalikan daya saing ganda campuran Indonesia di panggung dunia.
“Nova memiliki pengalaman luas dan pemahaman mendalam tentang ganda, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih,” kata Eng Hian.
Nova Widianto menggantikan Rionny Mainaky, yang berpisah dengan PBSI pada 30 Juli — hari yang sama ketika Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengumumkan kepergian Nova dari tim nasional.
Pengangkatannya menandai kembalinya mantan peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008, yang sebelumnya memegang peran yang sama pada tahun 2021.
“Kami berharap kembalinya dia akan memberikan energi baru, memperkuat program pengembangan kami, meningkatkan daya saing pasangan ganda campuran kami, dan membantu mereka mencapai hasil terbaik di turnamen internasional,” tambah Eng Hian.
Nova mewarisi skuad yang menghadapi situasi sulit, dengan beberapa pemain ganda campuran Indonesia saat ini sedang diselidiki oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) atas dugaan pelanggaran integritas.
Pasangan peringkat 13 dunia Jafar Hidayatullah / Felisha Pasaribu dan duo peringkat 24 dunia Adnan Maulana/Indah Jamil telah mengundurkan diri dari BWF Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi pada 17-23 Agustus.
PBSI bersikeras bahwa penarikan kedua pasangan tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi dan tidak menyebutkan sama sekali tentang dugaan penyelidikan pengaturan pertandingan.
Namun, langkah tersebut tidak banyak meredakan spekulasi, dengan asosiasi tersebut hanya mengatakan bahwa mereka akan terus bekerja sama erat dengan BWF untuk memastikan keputusan mereka menjunjung tinggi tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap peraturan, hak-hak atlet, dan integritas olahraga.
Artikel Tag: PBSI, Nova Widianto, eng hian, Adnan Maulana, Jafar Hidayatullah, BWF Kejuaraan Dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/ada-banyak-hal-yang-harus-dibenahi-nova-widianto-di-tim-nasional-indonesia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini