All England 2026: Alwi Farhan Akui Tak Mudah Kalahkan Ayush Shetty
Alwi Farhan/[Foto:PBSI]
Birmingham City - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia peringkat 14 dunia, Alwi Farhan berhasil mengawali ajang bergengsi All England Open World Tour Super 1000 dengan impresif berkat kemenangan atas musuh bebuyutannya asal India, Ayush Shetty.
Namun, kemenangan Alwi Farhan atas Ayush Shetty tak diraih dengan mudah karena harus bertarung ketat hingga rubber game dengan skor 19-21, 21-9 dan 21-17, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham City Inggris pada Kamis (5/3) dinihari WIB.
“Pertama-tama, alhamdulillah pastinya. Suatu kehormatan dan suatu kebanggaan bagi saya sendiri bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan. Saya merasakan atmosfer yang berbeda tapi lawan saya juga baru pertama kali jadi saya mencoba menempatkan apa yang saya rasa dan dilempar ke lawan. Mungkin yang lawan saya rasakan juga ada di diri saya juga. We never know about each other tapi yang pasti kita tahu saya mau berusaha setiap poinnya,” ucap Alwi dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Alhamdulillah saya bisa memaksimalkan kesempatan walau saya rasa saya sempat kehilangan momentum di gim pertama karena beberapa kali, lima atau empat kali, Ayush sempat berdarah di bagian lututnya dan ada medical break sehingga pertandingan terhenti. Di gim kedua dan ketiga saya bisa bounce back, saya bisa melawan diri saya. Rasa ragu-ragu yang ada di dalam diri saya,” lanjutnya.
Selanjutnya, Alwi Farhan akan mencoba untuk memesan tiket ke babak perempat final All England 2026 kala menghadapi unggulan ketujuh asal Taiwan, Chou Tien Chen.
Di laga lainnya, pebulutangkis tunggal putra Indonesia peringkat 4 dunia, Jonatan Christie berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen bergengsi All England Open World Tour Super 300 setelah melalui laga ketat melawan pemain asal Singapura, Jason Teh.
Kemenangan Jonatan Christie atas Jason Teh tak berlangsung dengan mudah karena harus bertarung hingga rubber game dengan skor 21-11, 10-21 dan 21-15.
“Tidak menyangka shuttlecocknya lumayan berat dan tidak ada angin, mirip dengan kondisi di All England 2024 tapi laju bolanya lebih lambat. Jadi memang lebih banyak menggunakan tenaga, banyak menggunakan power. Harus lebih sabar lagi dan lebih tenang. Beberapa kali pukulan-pukulannya tidak pas, ketika smash misalnya bolanya agak berhenti,” ujar Jojo dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“All England adalah salah satu turnamen yang menjadi target saya. Event yang besar dengan poinnya pun juga cukup besar. Setelah India Open, turnamen terakhir saya, lebih banyak persiapan menuju ke sini. Dari psikologisnya, dari fisiknya dan dari cara mainnya,” ujarnya.
Selanjutnya di babak 16 besar All England 2026, Jonatan Christie sudah ditunggu oleh pemain andalan Taiwan, Lin Chun Yi.
Laga ini juga merupakan kesempatan bagi Jonatan Christie untuk membalas kekalahan atas Taiwan di final India Open BWF World Tour 750 pada bulan Januari lalu.
Artikel Tag: Jonatan Christie, Alwi Farhan, Ayush Shetty, All England 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/all-england-2026-alwi-farhan-akui-tak-mudah-kalahkan-ayush-shetty
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini