BAM Akui Sangat Berat Selenggarakan Turnamen Super 1000 Selama 11 Hari
Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:NST]
Negara-negara tuan rumah menghadapi tekanan finansial dan logistik yang semakin meningkat di bawah reformasi kalender besar-besaran Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), yang oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) digambarkan sebagai pengorbanan yang diperlukan untuk pertumbuhan olahraga ini.
Sekretaris Jenderal BAM, Kenny Goh, mengatakan bahwa meskipun perubahan tersebut menuntut banyak hal, Malaysia harus mendukungnya untuk memastikan pembangunan jangka panjang dan visibilitas global.
Dalam perubahan tersebut, turnamen Super 1000 , termasuk Malaysia Open, All England, Indonesia Open, China Open, dan Denmark Open, akan diperpanjang menjadi 11 hari. Ajang tim utama juga akan mengalami perombakan.
Piala Thomas , Piala Uber, dan Piala Sudirman akan diperluas dari 16 menjadi 24 tim, dengan durasi acara meningkat dari 10 menjadi 12 hari.
Piala Sudirman akan mengadopsi struktur ini pada tahun 2027, diikuti oleh Piala Thomas dan Piala Uber pada tahun 2028. Indonesia telah dikonfirmasi sebagai tuan rumah untuk ketiga kompetisi yang diperluas tersebut.
Kejuaraan Thomas dan Uber Cup tahun ini, yang diadakan mulai 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark, akan tetap menggunakan format 16 tim yang sudah ada.
Selain itu, Kejuaraan Dunia tahun depan akan diperpanjang menjadi 12 hari dan menampilkan format babak grup baru untuk mengurangi eliminasi dini. Kenny mengatakan BAM memperkirakan tantangan dari format Super 1000 yang lebih panjang, terutama dengan hadiah uang yang meningkat menjadi US$2 juta.
"Memang ada banyak tantangan, bukan hanya soal hadiah uang tetapi juga durasi turnamen yang lebih panjang," kata Kenny di Academy Badminton Malaysia hari ini.
"Namun, ketika kita melihat keseimbangan antara pengembangan olahraga dan peningkatan minat pada bulu tangkis dibandingkan dengan tantangan yang kita hadapi, kami merasa lebih penting untuk fokus pada pengembangan olahraga daripada mengkhawatirkan tantangan-tantangan tersebut."
Terlepas dari tekanan yang ada, negara ini berhasil mempertahankan status Super 1000 untuk Malaysia Open dan status Super 500 untuk Malaysia Masters.
"Jika kita bisa mempertahankan status kita sebagai World Tour 1000, itu berarti semua pemain peringkat atas harus datang bermain di Malaysia, jadi ini adalah hal yang sangat baik," katanya.
Kenny menambahkan bahwa meskipun reformasi tersebut menuntut secara komersial, peningkatan paparan televisi sangat penting.
"Selama Anda tidak mendapatkan rating TV, olahraga Anda tidak akan terlihat oleh publik."
Artikel Tag: bam, Kenny Goh, BWF World Tour
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/bam-akui-sangat-berat-selenggarakan-turnamen-super-1000-selama-11-hari
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini