BAM Dikritik Paksa Aaron/Wooi Yik Jalani 3 Turnamen Beruntun di Jakarta

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 21 Jan 2026, 13:15 WIB - 137 views
BAM Dikritik Paksa Aaron/Wooi Yik Jalani 3 Turnamen Beruntun di Jakarta

Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Apakah Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) benar-benar berkomitmen untuk mengadopsi kebijakan partisipasi turnamen yang lebih selektif bagi para pemainnya masih menjadi pertanyaan, meskipun ada jaminan dari presiden BAM Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz kurang dari dua minggu lalu.

Jika tersingkirnya pasangan ganda putra peringkat 2 dunia Aaron Chia-Soh Wooi Yik di babak pertama Indonesia Masters menjadi indikasi, tampaknya tidak banyak yang berubah.

Pada hari Selasa, unggulan teratas Aaron-Wooi Yik tersingkir setelah pertarungan sengit selama 63 menit, kalah dengan skor 20-22, 21-19, 21-16 dari pasangan Denmark peringkat 28 dunia, Daniel Lundgaard-Mads Vestergaard, di turnamen Istora Senayan di Jakarta.

Meskipun kekalahan itu menandai kekalahan pertama mereka dari pasangan Denmark tersebut setelah tiga pertemuan sebelumnya, hal itu bukanlah kejutan mengingat tanda-tanda kelelahan yang semakin meningkat, dan BAM harus bertanggungjawab.

Indonesia Masters adalah turnamen ketiga berturut-turut bagi Aaron-Wooi Yik, dan peraih medali perunggu Olimpiade ini memainkan pertandingan ke-10 mereka hanya dalam 15 hari, setelah memulai kampanye 2026 mereka di Malaysia Open pada 7 Januari.

Hal itu terjadi setelah bulan Desember yang sudah sangat sibuk, di mana mereka terlibat dalam kompetisi berturut-turut di SEA Games dan World Tour Finals.

Yang membuat situasi ini semakin membingungkan adalah Aaron-Wooi Yik sebenarnya bisa saja melewatkan Indonesia Masters tanpa konsekuensi apa pun terhadap peringkatnya, karena perolehan poinnya tidak akan terpengaruh kecuali jika ia mencapai hasil yang lebih baik dari semifinal tahun lalu.

Sebagai pasangan ganda putra peringkat 10 besar, mereka sudah diwajibkan untuk berkompetisi di semua turnamen Super 1000 dan Super 750, serta hanya dua turnamen Super 500.

Indonesia Masters hanyalah turnamen pertama dari sembilan turnamen Super 500 dalam kalender tahun ini. Sementara itu, mantan petenis nomor 1 dunia Goh V Shem dan pasangannya dari Korea Selatan, Choi Sol Gyu, memulai pertandingan dengan positif, mengalahkan pasangan Thailand Kittinupong Kedren-Lucas Ekarat Wedler dengan skor 24-26, 21-19, 21-13

. Namun, di nomor ganda putri, peningkatan ke kompetisi Tur Dunia tingkat yang lebih tinggi terus menjadi tantangan bagi Carmen Ting-Ong Xin Yee.

Pasangan peringkat 25 dunia itu tersingkir di babak pertama untuk ketiga kalinya berturut-turut di turnamen ini, kalah dengan skor 21-19, 21-18 dari pasangan Jepang peringkat 23 dunia, Kano Osawa-Mai Tanabe.

Sebelumnya pada hari itu, dua pasangan putri nasional memastikan tempat mereka di babak utama setelah lolos babak kualifikasi.

Cheng Su Hui/Tan Zhing Yi mengalahkan pasangan Thailand Phattharin Aiamvareesrisakul-Sarisa Janpeng 21-16, 21-17, sementara Chong Jie Yu-Vanessa Ng mengalahkan pasangan Indonesia Nabila Cahya Permata Ayu-Nahya Muhyifa 16-21, 21-13, 21-19.

Artikel Tag: bam, Aaron Chia, Soh Wooi Yik

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/bam-dikritik-paksa-aaronwooi-yik-jalani-3-turnamen-beruntun-di-jakarta
137
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini