Dampak Positif Roslin Hashim Melatih Tim Nasional Mesir
Roslin Hashim/[Foto:NST]
Berita Badminton : Mantan pemain tunggal putra peringkat 1 dunia, Roslin Hashim, telah merasakan kesuksesan bersama Mesir meskipun baru menjabat kurang dari tiga bulan.
Roslin Hashim, yang mengambil alih tim bulu tangkis Mesir pada bulan Desember, mengakui bahwa upaya mereka untuk lolos ke Final Piala Thomas dan Piala Uber gagal di Kejuaraan All Afrika di Gaborone, Botswana, dari tanggal 9-12 Februari.
Namun, tim tersebut tidak pulang dengan tangan kosong.
Pemain bulu tangkis tunggal putra Adham Hatem Elgamal memenangkan medali emas individu setelah Jean Bernard Bongout dari Mauritius mengundurkan diri di final.
Ini adalah medali emas kontinental pertama Adham sejak ia memenangkan gelar yang sama di Kampala, Uganda, pada tahun 2021.
Di nomor ganda putri, Nour Ahmed Youssri-Doha Hany harus puas dengan medali perak setelah kalah 18-21, 17-21 dari pasangan Afrika Selatan, Amy Ackerman-Johanita Scholtz.
“Mesir tidak lolos ke Final Piala Thomas dan Piala Uber karena hanya juara bertahan yang berhak mendapatkan tempat tersebut. Tetapi bagi saya pribadi, yang baru mulai melatih tim ini, saya bersyukur melihat kemajuan mereka,” kata Roslin.
Berbeda dengan Asia dan Eropa, yang masing-masing dialokasikan empat slot untuk pertemuan tim dunia, Afrika hanya diberikan satu tempat, yang diperuntukkan bagi juara bertahan.
Tim putra Mesir harus puas dengan medali perunggu bersama Zambia di nomor beregu, sementara tim putri harus menerima kenyataan bahwa harapan mereka untuk mencapai Final Piala Uber pupus setelah kalah 1-3 dari Afrika Selatan di final.
Tim putri Mesir terakhir kali lolos ke babak final pada edisi 2020 di Aarhus, yang tetap menjadi satu-satunya penampilan mereka di kejuaraan tim bergengsi tersebut.
Roslin Hashim mengatakan bahwa memenangkan satu gelar telah membangkitkan semangatnya untuk membimbing tim menuju kesuksesan yang lebih besar.
“Memenangkan gelar tunggal putra adalah pencapaian besar. Secara keseluruhan, Mesir membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Saya bersyukur bahwa dalam waktu singkat, kami berhasil mengamankan gelar juara.”
“Masih banyak yang harus dilakukan dengan tim ini. Mari kita berharap kita dapat meraih lebih banyak kesuksesan di masa depan,” tambahnya.
Artikel Tag: Mesir, Roslin Hashim, Badminton Afrika, Piala Thomas 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/dampak-positif-roslin-hashim-melatih-tim-nasional-mesir
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini