Denmark Jadi Mimpi Buruk Sze Fei/Izzuddin Untuk Penantian Gelar 9 Tahun
Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani/[Foto:NST]
Kekecewaan karena gagal meraih gelar juara sembilan tahun lalu kembali menghantui pasangan ganda putra Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani di Malaysian Masters 2026 kemarin.
Kali ini, pasangan peringkat 9 dunia itu terpaksa puas dengan posisi kedua di kandang sendiri setelah dikalahkan oleh pasangan Denmark peringkat 18 dunia, Daniel Lundgaard / Mads Vestergaard, dengan skor 21-16, 21-17 di Unifi Arena, Bukit Jalil.
Sze Fei-Izzuddin mengakhiri penantian sembilan tahun mereka untuk kembali ke final Malaysian Masters pada hari Sabtu setelah mengalahkan pasangan nasional papan atas Aaron Chia-Soh Wooi Yik di semifinal.
Harapan sangat tinggi bahwa mereka akan membalas kekalahan terakhir mereka pada tahun 2017 ketika turnamen tersebut masih berstatus sebagai Grand Prix Gold.
Namun mimpi itu hancur oleh kombinasi Skandinavia yang sangat mengenal permainan Sze Fei-Izzuddin sehingga merusak pesta kandang mereka.
Sze Fei mengakui bahwa Lundgaard-Vestergaard sudah familiar dengan gaya permainan mereka, yang membuat sulit untuk melakukan comeback setelah mereka tertinggal sepanjang pertandingan.
“Saya rasa lawan kami bermain sangat baik dan itu memberi kami tekanan sejak awal hingga akhir,” kata Sze Fei.
“Mereka membaca permainan kami dengan baik dan kami lambat meresponsnya. Kami lambat melakukan perubahan.”
Ini adalah pertemuan keenam antara kedua pasangan tersebut, dengan bentrokan di Bukit Jalil menjadi yang ketiga tahun ini.
Memahami gaya permainan para pemain Malaysia memberi pasangan Denmark keunggulan untuk menang setelah mereka kalah dalam dua pertemuan sebelumnya tahun ini di Malaysian Open dan Indonesian Masters pada bulan Januari.
Kemenangan kemarin juga menyamai rekor pertemuan antara kedua pasangan, dengan masing-masing kini telah memenangkan tiga pertandingan.
Izzuddin mengatakan mereka harus fokus untuk pulih dengan cepat sebelum penampilan mereka berikutnya dimulai di Singapore Open besok.
“Hal terpenting bagi kami sekarang adalah memulihkan diri karena waktu yang tersisa sangat sedikit.
“Jadi kita harus fokus pada pemulihan mental dan fisik,” kata Izzuddin.
Kekalahan tersebut juga menggagalkan kesempatan Sze Fei-Izzuddin untuk menambah jumlah kemenangan mereka tahun ini setelah kemenangan mereka di Indonesian Masters pada bulan Januari.
Sementara itu, kemenangan di Malaysia merupakan gelar BWF World Tour pertama bagi Lundgaard dan Vestergaard.
Artikel Tag: Nur Izzuddin Rumsani, Goh Sze Fei, Mads Vestergaard, Daniel Lundgaard, Malaysia Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/denmark-jadi-mimpi-buruk-sze-feiizzuddin-untuk-penantian-gelar-9-tahun
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini