Janji Pearly Tan Kembali Bangkit Pasca Kekalahan Atas Febriana-Meilysa
Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:Thestar]
Bintang ganda putri Pearly Tan berjanji akan berjuang kembali bersama pasangannya, M Thinaah, setelah harapan mereka meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF pupus oleh pasangan Indonesia peringkat 13 dunia Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari di babak 16 besar di New Delhi pada hari Kamis.
Kondisi fisik pasangan unggulan dunia No. 5, Pearly-Thinaah, telah menjadi perhatian utama, dan mereka terungkap kelemahannya oleh Febriana-Meilysa dalam kekalahan mengejutkan 20-22, 21-18, 21-12 dalam waktu 74 menit di Stadion Indoor Indira Gandhi.
Pearly-Thinaah mencetak sejarah di Paris 12 bulan lalu dengan menjadi peraih medali perak Kejuaraan Dunia pertama Malaysia, tetapi kali ini mereka jauh dari performa terbaik, menderita kekalahan kedua mereka dari Febriana-Meilysa dalam tujuh pertemuan.
Namun, Pearly Tan yang penuh tekad mengatakan mereka akan bangkit kembali dari kekalahan di New Delhi.
"Saya rasa kami sedang membuat kemajuan, tetapi masih banyak yang perlu kami kerjakan, terutama dari sisi saya. Kami tidak akan menyerah. Kami akan terus berlatih dan bekerja lebih keras," kata Pearly Tan setelah tersingkir secara tidak terhormat.
Masalah mereka dimulai empat bulan lalu ketika Pearly Tan mengalami cedera punggung yang kambuh, dan pasangan Malaysia ini hanya mampu finis sebagai runner-up di Taiwan Open, sebuah ajang Super 300, bulan lalu.
Kekalahan mengejutkan dari pasangan Jepang peringkat 71 dunia, Sumire Nakade-Miyu Takahashi, dalam pertandingan final tiga minggu lalu merupakan indikasi jelas bahwa akan menjadi tugas yang berat bagi Pearly-Thinaah di New Delhi.
Pearly sendiri mengakui setelah kekalahan di Taiwan Open bahwa tingkat kebugarannya jauh dari memuaskan, sementara persiapan selama tiga minggu sebelum ajang besar itu sama sekali tidak cukup untuk memberikan tantangan yang kuat.
Mengomentari kekalahan mereka di New Delhi, Thinaah mengatakan bahwa mereka gagal mendikte tempo permainan dan malah mulai mengikuti ritme lawan.
"Menjelang akhir, kami mulai mengikuti permainan lawan alih-alih berpegang pada rencana permainan kami," kata Thinaah.
"Mereka juga berhasil mematahkan strategi kami. Itu adalah sesuatu yang perlu kami perhatikan dan perbaiki."
Ini akan menjadi perlombaan melawan waktu bagi duo Malaysia karena mereka hanya memiliki waktu satu bulan untuk memperbaiki nasib mereka dan mengincar medali pertama mereka di Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober.
Artikel Tag: Febriana Dwipuji Kusuma, Pearly Tan, M Thinaah, Meilysa Trias Puspitasari, Kejuaraan Dunia BWF
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/janji-pearly-tan-kembali-bangkit-pasca-kekalahan-atas-febriana-meilysa
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini