Jonassen Yakin Tak Favorit Kuat Tunggal Putra di Kejuaraan Dunia Tahun Ini
Toma Junior Popov-Chou Tien Chen/[Foto:Sohusports]
Rentang gelar yang diraih oleh 10 pemain tunggal putra terbaik sejauh tahun ini telah membuat persaingan untuk pemenang Kejuaraan Dunia menjadi sangat terbuka.
Direktur pelatihan tunggal putra Malaysia, Kenneth Jonassen, mengatakan sulit untuk menentukan favorit pra-turnamen untuk Kejuaraan Dunia tahun ini karena belum ada pemain yang mendominasi kancah internasional.
Faktanya, sebagian besar pemain di peringkat 10 besar saat ini hanya memenangkan satu gelar Open, kecuali pemain Prancis peringkat 5 dunia Christo Popov dan Alex Lanier.
Popov meraih kemenangan di Japan Open dan German Open, sementara Lanier merebut gelar Orleans Masters dan Singapore Open.
Pemenang lainnya sejauh tahun ini adalah pemain peringkat 1 dunia Shi Yuqi dari Tiongkok (Kejuaraan Asia), Kunlavut Vitidsarn dari Thailand (Malaysian Open), Anders Antonsen dari Denmark (Thailand Open), Chou Tien Chen dari Taiwan (China Open), Victor Lai dari Kanada (Indonesian Open), Lin Chun-yi dari Taiwan (All-England) dan Li Shifeng dari Tiongkok (Malaysian Masters).
Jonassen berkata: “Saya menganggap kejuaraan tahun ini sangat terbuka. Sepanjang tahun, tidak ada pemain tunggal putra yang berhasil tampil konsisten.”
“Dan saya percaya bahwa jumlah pemain yang memiliki peluang dan kepercayaan diri telah bertambah. Ada banyak pesaing papan atas yang mampu memenangkan turnamen World Tour 750 dan di atasnya.”
Malaysia akan diwakili oleh Leong Jun Hao dan Justin Hoh, yang belum pernah memenangkan gelar besar, tetapi Jonassen senang dengan persiapan mereka.
“Dari sudut pandang pelatihan, mereka sudah siap dengan baik,” kata Jonassen.
“Secara keseluruhan, delapan minggu persiapan berjalan dengan baik. Melihat kemajuan mereka, tingkat performa yang terlihat cukup positif.”
“Namun, apakah mereka memiliki kemampuan untuk menunjukkannya dan menampilkan permainan terbaik mereka minggu depan adalah tantangan dan pertanyaan terbesar. Proses ini membutuhkan kekuatan batin dan keyakinan.”
Adapun dua perwakilan tunggal putri Malaysia di BWF Kejuaraan Dunia 2026 adalah K. Letshanaa dan Wong Ling Ching, pelatih Denmark itu mengatakan bahwa semuanya bergantung pada kepercayaan diri.
“Kedua tim memiliki undian yang sangat sulit, tetapi ambisi kita tetap harus: ya, kita bisa menciptakan kejutan yang dibutuhkan,” katanya.
K Letshanaa mungkin akan bertemu unggulan ketiga asal China, Wang Zhiyi, di babak kedua, sementara Ling Ching bisa menghadapi unggulan kedua, Akane Yamaguchi dari Jepang, jika kedua pemain Malaysia tersebut memenangkan pertandingan pembuka mereka.
“Untuk setiap ajang besar, tujuannya adalah untuk mencapai performa terbaik pribadi. Kita tidak bisa meminta lebih dari itu. Jika itu berarti kemenangan telak, hanya waktu yang akan menjawabnya,” tambah Jonassen.
Artikel Tag: Chou Tien Chen, Shi Yuqi, Kunlavut Vitidsarn, Christo Popov, Kenneth Jonassen, Alex Lanier, BWF Kejuaraan Dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/jonassen-yakin-tak-favorit-kuat-tunggal-putra-di-kejuaraan-dunia-tahun-ini
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini