Kejuaraan Asia 2026: Strategi Yang Salah Hampir Membuat Pearly/Thinaah Kalah
Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:Thestar]
Pasangan ganda putri Pearly Tan / M Thinaah mengakui telah mempersulit diri sendiri dengan menerapkan strategi yang salah melawan pasangan Taiwan Hsu Yin Hui–Lin Jhih Yun sebelum mencapai perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) di Ningbo, China pada hari Kamis.
Pasangan peringkat 2 dunia itu harus mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan babak 16 besar, dan terpaksa menyelamatkan dua match point sebelum akhirnya meraih kemenangan menegangkan 21-19, 19-21, 24-22 dalam waktu 67 menit.
Pearly Tan dan M Thinaah bergabung dengan juara bertahan ganda putra Aaron Chia-Soh Wooi Yik dan juara dunia ganda campuran Chen Tang Jie-Toh Ee Wei sebagai satu-satunya pemain Malaysia yang bertahan di BAC.
Pearly mengatakan mereka mengikuti kecepatan pasangan Taiwan di game kedua.
"Di game kedua, sejak awal, kami langsung memainkan permainan cepat yang sesuai dengan gaya mereka. Mereka lebih kuat dari kami dan saya rasa kami menggunakan strategi yang sedikit salah," kata Pearly.
"Ketika mereka unggul dengan selisih yang cukup besar (19-12), kami mencoba mengubah strategi kami. Kami hanya mencoba melakukan apa pun yang bisa kami lakukan dan memastikan untuk tidak menyerah."
"Pada akhirnya, kami tidak bisa mengejar ketertinggalan, tetapi setidaknya kami tahu bagaimana kami ingin bermain di pertandingan ketiga melawan mereka."
Thinaah sama sekali tidak puas dengan penampilan mereka dan ingin mengatasi kekurangan tersebut menjelang pertandingan perempat final melawan pasangan peringkat 9 dunia asal Tiongkok, Li Yi Jing–Luo Xu Min, pada hari Jumat.
Rekor pertemuan mereka imbang 1-1, dan Thinaah mengatakan mereka harus tetap fokus sepenuhnya pada pertandingan sebelum memikirkan podium pertama mereka di ajang kontinental ini.
"Sebenarnya, ini bukan pertandingan yang memuaskan bagi kami berdua. Saya merasa ada banyak hal yang tidak kami lakukan dengan benar dan tidak kami eksekusi secara konsisten," kata Thinaah.
"Kita perlu lebih waspada terhadap kekurangan-kekurangan ini. Kita masih punya satu pertandingan lagi sebelum semifinal dan ingin fokus pada pertandingan besok terlebih dahulu."
Namun, perjalanan pasangan peringkat 25 dunia Carmen Ting–Ong Xin Yee berakhir di babak 16 besar, setelah kalah dengan skor 21-18, 21-14 dari pasangan Jepang peringkat 7 dunia Rin Iwanaga–Kie Nakanishi.
Sementara itu, kiprah Malaysia di nomor tunggal putri berakhir ketika pemain peringkat 37 dunia, K. Letshanaa, kalah 21-14, 21-8 dari pemain Korea Selatan peringkat 19 dunia, Sim Yu Jin.
Artikel Tag: Pearly Tan, M Thinaah, Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/kejuaraan-asia-2026-strategi-yang-salah-hampir-membuat-pearlythinaah-kalah
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini