Kejuaraan Beregu Asia 2026: Dhinda Amartya Akui Fisik Menurun Lawan Thailand
Ni Kadek Dhinda Amartya/[Foto:PBSI]
Qingdao - Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kembali gagal menyumbang poin saat tim putri Indonesia jumpa Thailand di babak perempat final ajang dua tahunan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026.
Setelah menang tipis di game pertama, Dhinda Amartya gagal melanjutkan momentum dan harus menyerah di dua game berikutnya melawan mantan juara dunia junior Pitchamon Opatniputh lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 21-19, 17-21 dan 13-21.
Dhinda mengakui bahwa kondisi fisik yang menurun menjadi faktor kekalahan kali ini, apalagi harus bertarung selama 81 menit.
"Tadi di awal gim pertama saya bisa langsung unggul karena mungkin lawan belum mengetahui pola permainan saya. Tapi setelah interval dia mulai mepet poinnya tapi saya bisa menyelesaikan," tutur pemain asal Jaya Raya Jakarta ini kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan yang digelar di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China tersebut.
"Di gim ketiga harus diakui kondisi saya menurun," ungkapnya.
Sebelumnya pasangan ganda putra Pelatnas Cipayung, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari menjadi salah satu perwakilan Merah Putih yang menyumbang poin dalam kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026.
Febriana mengaku bersyukur bisa bermain dengan baik dan berkontribusi untuk tim memastikan medali di ajang dua tahunan.
"Alhamdulillah hari ini kami bermain dengan baik dan bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia. Hari ini juga pola permainannya berjalan dengan baik, apa yang sudah dipersiapkan, itu tadi bisa dilakukan," papar Ana.
Di partai pertama tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan gagal meraih poin penuh saat menyerah dari wakil Thailand, Busanan Ongbamrungphan lewat pertandingan ketat dua game langsung dengan skor 22-24 dan 18-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao China pada Jumat (6/2) sore waktu setempat.
Namun di partai kedua ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari berhasil membawa Merah Putih menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menundukkan wakil Thailand, pasangan Tidapron Kleebyeesun / Nattamon Laisuan dua game langsung dengan skor 21-14 dan 21-18.
Berlanjut ke partai ketiga tunggal kedua, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang diturunkan gagal meraih poin penuh saat menghadapi wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 21-19, 17-21 dan 13-21.
Di partai keempat ganda kedua, sang kapten Siti Fadia Silva Ramadhanti bersama dengan Amalia Cahaya Pratiwi berhasil menyamakan kedudukan Merah Putih menjadi 2-2 berkat kemenangan atas wakil Thailand, pasangan Hathaithip Mijad / Napapakorn Tungkasatan dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 21-13 dan 21-9.
Sedangkan di partai terakhir tunggal ketiga, Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Thailand dengan skor akhir 3-2 dengan menundukkan Pornpicha Choeikeewong dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-16.
Artikel Tag: Badminton Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/kejuaraan-beregu-asia-2026-dhinda-amartya-akui-fisik-menurun-lawan-thailand
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini