Kejuaraan Eropa 2026: Christo Popov Juara di Tunggal, Gagal di Sektor Ganda
Christo Popov/[Foto:AFP]
Huelva: Kejuaraan Bulu Tangkis Eropa 2026 berakhir di Huelva dengan munculnya juara dari seluruh benua, di mana Bulgaria, Denmark, Prancis, Skotlandia, dan Inggris masing-masing mengamankan gelar dalam pekan bulu tangkis yang sangat kompetitif. Bintang muda Prancis, Christo Popov, termasuk di antara para pemain yang menonjol, meraih gelar tunggal putra tetapi nyaris gagal meraih gelar ganda bersejarah setelah kalah di final ganda putra.
Christo Popov Meraih Kemenangan di Nomor Tunggal
Christo Popov menampilkan performa yang tenang di final tunggal putra, mengalahkan unggulan teratas Denmark dan mantan juara dua kali Anders Antonsen dengan skor 21-12, 21-19 untuk mengamankan gelar Eropa.
Kemenangan ini menandai tonggak penting lainnya dalam karier Popov, karena ia sekali lagi membuktikan kemampuannya untuk bersaing dengan para pemain elit Eropa. Kemenangan ini juga melanjutkan rekor kuatnya melawan Antonsen, setelah sebelumnya mengalahkan pemain Denmark itu di babak penyisihan grup BWF World Tour Finals.
Sebelumnya di turnamen ini, Popov telah menunjukkan semangat juangnya dalam pertandingan semifinal yang dramatis melawan saudaranya dan unggulan keempat, Toma Junior Popov, dengan memenangkan pertandingan mendebarkan tersebut dengan skor 21-18, 27-25.
Terlepas dari kesuksesannya di nomor tunggal, upaya Popov untuk meraih gelar ganda berakhir dengan kekecewaan.
Mimpi Ganda Berakhir di Final Ganda Putra
Hanya beberapa jam setelah mengangkat trofi tunggal putra, Popov kembali ke lapangan bersama saudaranya, Toma Junior Popov, untuk final ganda putra.
Namun, pasangan Prancis itu tidak mampu mengalahkan Ben Lane dan Sean Vendy dari Inggris, yang mengamankan kemenangan dua set langsung 21-15, 21-16 untuk merebut gelar tersebut.
Kekalahan tersebut menandai kemenangan beruntun ketiga Lane dan Vendy atas saudara-saudara Popov, yang terus menegaskan dominasi mereka dalam pertandingan ini.
Bagi Christo Popov, hasil tersebut berarti harus puas dengan satu medali emas dan satu medali perak — tetap merupakan pencapaian yang mengesankan di kejuaraan besar.
Saudari-saudari Stoeva Meneruskan Warisan Bersejarah
Di nomor ganda putri, Gabriela Stoeva dan Stefani Stoeva dari Bulgaria semakin memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pasangan terbaik di Eropa.
Unggulan teratas mempertahankan gelar mereka dengan kemenangan telak 21-11, 21-17 atas pasangan Turki, Bengisu Erçetin dan Nazlıcan İnci.
Kemenangan ini menandai gelar Kejuaraan Eropa kelima mereka, menjadikan mereka pasangan ganda putri paling sukses dalam sejarah turnamen tersebut.
Merenungkan pencapaian mereka, para saudari itu mengungkapkan kebanggaan karena terus mendominasi setelah juga memenangkan Kejuaraan Tim Eropa di awal tahun.
Denmark Meraih Gelar Ganda Campuran
Pasangan Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Bøje, meraih gelar ganda campuran Eropa pertama mereka setelah mengalahkan finalis kejutan dari Inggris, Callum Hemming dan Estelle van Leeuwen, dengan skor 21-19, 21-14.
Pasangan Inggris itu menjadi cerita terbesar di turnamen ini, mengalahkan lawan-lawan yang berperingkat lebih tinggi dalam perjalanan mereka ke final, termasuk unggulan teratas Thom Gicquel dan Delphine Delrue, serta juara bertahan Jesper Toft dan Amalie Magelund.
Meskipun gagal di final, perjalanan mereka menyoroti semakin dalamnya kualitas bulu tangkis Eropa.
Bagi Christiansen, kemenangan ini sangat berarti karena menandai medali emas pertamanya setelah sebelumnya meraih beberapa podium di Kejuaraan Eropa.
Artikel Tag: Anders Antonsen, Mathias Christiansen, Stefani Stoeva, Christo Popov, Toma Junior Popov, Kejuaraan Bulu Tangkis Eropa 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/kejuaraan-eropa-2026-christo-popov-juara-di-tunggal-gagal-di-sektor-ganda
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini