Kejutan Taiwan Gondol 2 Gelar di All England 2026
Lin Chun Yi/[Foto:AP]
Birmingham - Dari tim antah berantah, Taiwan muncul sebagai pemenang terbesar di ajang bergengsi All England, menyapu bersih gelar tunggal putra dan ganda campuran.
Lin Chun Yi menjadi juara tunggal putra All England pertama bagi negaranya setelah menampilkan performa solid untuk mengalahkan Lakshya Sen dari India dua game ketat dengan skor 21-15 dan 22-20 di final pada hari Minggu (8 Maret).
Pemain berusia 26 tahun itu awalnya tidak dianggap sebagai favorit, tetapi ternyata menjadi kejutan terbesar dalam turnamen tersebut dengan mengangkat trofi Super 1000 pertama dalam karirnya.
Sejauh ini, tahun ini merupakan tahun yang luar biasa bagi Chun Yi, setelah juga memenangkan BWF World Tour Super 750 India Open pada bulan Januari lalu di New Delhi.
Lin Chun-yi mengakui bahwa ia merasa kemenangan di pertandingan sebelumnya sungguh tak terbayangkan, dan pertandingan ini juga merupakan kebangkitan dari ketertinggalan, sehingga ia sangat emosional dan berbaring di tanah.
Mengenai penampilannya sepanjang pekan, Lin Junyi mengatakan bahwa meskipun kondisi fisiknya tidak 100%, ia bertekad untuk memberikan 100% di setiap pertandingan dan sangat senang bisa memenangkan All England Open.
Sebelumnya, rekan satu timnya, pasangan Ye Hong Wei / Nicole Chan Gonzalez , juga menjadi berita utama ketika mereka mengalahkan unggulan kelima Thom Gicquel / Delphine Delrue dari Prancis dua game langsung dengan skor 21-19 dan 21-18 untuk menjadi juara ganda campuran pertama Taiwan di turnamen tertua ini.
Sebelumnya, Tai Tzu Ying telah mengemban harapan bangsa Taiwan dalam kompetisi ini, setelah memenangkan gelar tunggal putri All England sebanyak tiga kali pada tahun 2017, 2018, dan 2020.
Artikel Tag: Badminton Taiwan, Lin Chun Yi, Ye Hong Wei, Nicole Gonzales Chan, All England 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/kejutan-taiwan-gondol-2-gelar-di-all-england-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini