Kritik Berdatangan Pasca Lee Zii Jia Minta Honor Untuk Main di Piala Thomas

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 24 Feb 2026, 05:00 WIB - 93 views
Kritik Berdatangan Pasca Lee Zii Jia Negosiasi Honor Bela Timnas di Piala Thomas

Lee Zii Jia/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Kuala Lumpur - Meskipun diskusi antara pemain bulu tangkis independen Lee Zii Jia dan BAM mengenai persyaratan untuk Piala Thomas mendatang dapat dipahami dalam lanskap olahraga profesional saat ini, kepentingan nasional harus diutamakan.

Itulah pandangan analis olahraga Datuk Pekan Ramli, yang percaya bahwa negosiasi mengenai hak citra dan masalah sponsor adalah bagian tak terpisahkan dari olahraga profesional modern, terutama ketika seorang atlet mungkin mengalami kerugian komersial saat mewakili negara.

Pada hari Jumat, ketua komite kinerja BAM Datuk Seri Lee Chong Wei bertemu dengan Zii Jia untuk membahas keterlibatannya dalam Piala Thomas di Horsens, Denmark, dari 24 April-3 Mei.

Chong Wei mengungkapkan bahwa Zii Jia telah menyampaikan persyaratannya, dan BAM bersedia bernegosiasi dengan pemain bulu tangkis tersebut, menggambarkan diskusi tersebut sebagai "lancar dan konstruktif".

"Dalam konteks olahraga profesional, jika ada kerugian nyata dalam hal sponsor atau keuntungan, wajar bagi kedua belah pihak untuk membahas kompensasi," kata Pekan hari ini.

Namun, ia menekankan bahwa mewakili Malaysia membawa tanggung jawab yang harus melampaui pertimbangan komersial.

"Pertimbangan utama harus selalu kepentingan nasional karena ketika negara membutuhkan jasa Anda, kewajiban itu harus diutamakan di atas segalanya," katanya.

Lee Zii Jia, yang menjadi pemain profesional pada tahun 2022, sebelumnya telah mengangkat isu-isu yang melibatkan hak citra dan potensi bentrokan dengan sponsor nasional, masalah yang kembali mencuat menjelang turnamen tahun ini.

Pekan mengakui bahwa kekhawatiran seperti itu membutuhkan solusi yang bijaksana dan seimbang, dan ia menyambut baik kesediaan Chong Wei untuk terlibat dalam diskusi dengan peraih medali perunggu Olimpiade tersebut.

"Saya menyambut baik pengertian Chong Wei karena sebagai mantan pemain, dia mengetahui realita yang ada, tetapi toleransi tetap harus dipandu oleh apa yang terbaik untuk negara."

Di luar perdebatan kontraktual, Pekan menekankan nilai taktis Lee Zii Jia bagi kampanye Malaysia.

Dengan Leong Jun Hao dan Justin Hoh yang diharapkan mengemban peran tunggal pertama dan kedua,

Pekan yakin Lee Zii Jia, 27 tahun, dapat menjadi penentu sebagai pemain tunggal ketiga, posisi yang secara historis telah membentuk keberuntungan Malaysia di Piala Thomas.

"Dalam situasi saat ini, kami sangat membutuhkannya sebagai pemain tunggal ketiga kami karena peran itu bisa menjadi titik balik dalam pertandingan-pertandingan penting."

"Strategi itu bukanlah hal baru karena bahkan China pun pernah mengatur susunan pemain mereka secara strategis di masa lalu, dan kehadiran Lee Zii Jia akan mengembalikan keseimbangan antara nomor tunggal dan ganda kita," katanya.

Pekan menambahkan bahwa tanpa mantan juara All England itu, Malaysia berisiko kehilangan keseimbangan dalam skuad, terutama saat melawan tim-tim kuat dengan kedalaman pemain di kelima pertandingan.

Ia juga memperingatkan agar tidak memandang isu ini semata-mata sebagai masalah patriotisme, dan menggambarkannya sebagai masalah sensitif yang membutuhkan penanganan hati-hati dari kedua belah pihak.

"Ini sekarang tentang kebijaksanaan dari BAM dan pemain, dan jika patriotisme tidak dapat mengatasi segalanya, itu pasti akan mengecewakan banyak warga Malaysia."

Menjelang Piala Thomas, hasil pembicaraan tidak hanya akan membentuk persepsi publik tetapi juga menentukan apakah Malaysia akan menurunkan susunan pemain terkuat dan paling seimbang dalam upaya meraih prestasi bersejarah lainnya.

Artikel Tag: lee chong wei, Lee Zii Jia, Piala Thomas 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/kritik-berdatangan-pasca-lee-zii-jia-minta-honor-untuk-main-di-piala-thomas
93
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini