Lee Chong Wei: Tekanan Akan Lebih Tinggi Saat Bermain di Kandang Sendiri

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 12 Jan 2026, 22:30 WIB - 133 views
Lee Chong Wei: Tekanan Akan Lebih Tinggi Saat Bermain di Kandang Sendiri

Lee Chong Wei-Lin Dan/[Foto:AFP]

Ligaolahraga.com -

Kuala Lumpur - Datuk Seri Lee Chong Wei yakin tantangan terbesar bagi para pemain bulu tangkis Malaysia di Malaysia Open bukanlah lawan, melainkan beban ekspektasi yang menyertai bermain di kandang sendiri.

Setelah kembali gagal meraih gelar juara di ajang Malaysia Open, juara 12 kali itu mengatakan bahwa tekanan di kandang sendiri bisa lebih sulit dikelola daripada saat berkompetisi di luar negeri. Kesulitan yang dialami Malaysia di Malaysia Open yang baru saja berakhir mencerminkan kenyataan tersebut.

Unggulan kedua Pearly Tan-M. Thinaah tersingkir di babak kedua ganda putri, sementara juara dunia ganda campuran Chen Tang Jie-Toh Ee Wei tersingkir di perempat final. Pasangan ganda putra Aaron Chia-Soh Wooi Yik hampir mengakhiri paceklik gelar, mencapai final pada hari Minggu sebelum kalah dari pasangan Korea Selatan peringkat 1 dunia Seo Seung Jae-Kim Won Ho yang sedang dalam performa terbaik.

"Tidak semua pemain mampu tampil baik di bawah tekanan saat berkompetisi di kandang sendiri," kata Chong Wei, yang kini menjabat sebagai ketua Komite Kinerja Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia.

"Sebagian bisa, sebagian tidak. Bermain di kandang sendiri seharusnya menjadi keuntungan, tetapi tekanan yang Anda tanggung sebenarnya jauh lebih berat."

Penilaian Chong Wei memiliki otoritas. Ia tetap menjadi pemain Malaysia terakhir yang memenangkan gelar Malaysia Open, mengalahkan Kento Momota dari Jepang yang sedang berada di puncak kariernya pada final tahun 2018.

Sepanjang kariernya, Lee Chong Wei memenangkan 69 gelar internasional. Bahkan baginya, bermain di kandang sendiri tidak pernah terasa nyaman.

"Kalau kamu tanya saya, saya juga sebenarnya tidak menikmati bermain di kandang," katanya.

"Di kandang sendiri, kami ingin memberikan lebih banyak, tampil lebih baik untuk para penggemar, untuk diri kami sendiri, dan untuk negara."

Lee Chong Wei menjelaskan bahwa tekanan sering kali menyebabkan kesalahan teknis daripada kesalahan taktis.

"Saat ada tekanan, kesalahan sederhana bisa terjadi. Gerakan menjadi sedikit lebih lambat. Tubuh menjadi kaku," katanya.

"Ini bukan disengaja. Ini karena tekanan. Kita harus belajar bagaimana mengubah tekanan menjadi motivasi."

"Itulah tantangan bagi setiap atlet."

Lee Chong Wei juga mengungkapkan bahwa ia berbicara dengan Pearly-Thinaah setelah mereka tersingkir di babak kedua, dan mendapati kedua pemain tersebut menangis di belakang panggung.

"Saat saya mengunjungi mereka, mereka berdua sedang menangis," katanya.

"Saya bilang kepada mereka, jika kalian ingin menangis atau marah, lakukan sekarang. Besok adalah hari baru."

Ia menekankan bahwa pelepasan emosi harus diikuti dengan refleksi.

"Kami kalah satu pertandingan. Yang penting adalah mengetahui mengapa kami kalah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," katanya.

"Minggu depan ada India Open, lalu Indonesia Masters. Kita harus menatap ke depan."

Artikel Tag: lee chong wei, Aaron Chia, kento momota, Malaysia Open 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/lee-chong-wei-tekanan-akan-lebih-tinggi-saat-bermain-di-kandang-sendiri
133
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini