Masuki Era Pensiun, Chou Tien Chen Bicara Format Penilaian Baru 15 Poin
Chou Tien Chen-Kunlavut Vitidsarn/[Foto:AFP]
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sedang mengalami perubahan besar, menerapkan format penilaian baru 3 game, 15 poin tahun depan. Pemain top Taiwan, Chou Tien Chen, berbagi pemikirannya tentang hal ini.
BWF percaya bahwa sistem 3 ronde 15 poin dapat mempercepat tempo permainan, membuatnya lebih kompetitif, dan memungkinkan pemain untuk memasuki tahap poin penting dengan lebih cepat.
Tentu saja, hal ini juga dapat secara efektif mempersingkat waktu permainan, yang bermanfaat bagi pemain, penonton, penyiar, dan penyelenggara acara.
Chou Tien Chen, yang pernah menyatakan keinginannya untuk bermain hingga usia 40 tahun atau bahkan lebih lama, optimis dengan format kompetisi baru ini.
"Saya sangat senang karena saya bisa bermain untuk jangka waktu yang lebih lama. Saya sangat bersyukur dan saya sangat senang mendengar berita ini," kata Chou Tien Chen.
Saat membahas dampak format baru tersebut, Xiao Tian percaya bahwa semua orang mungkin harus mengubah gaya bermain dan strategi mereka.
"Kita mungkin masih punya waktu enam bulan untuk menghadapi sistem 15 poin. Mari kita tunggu dan lihat."
Sementara juara Olimpiade dan pemain tunggal putri peringkat 1 dunia asal Korea Selatan, An Se Young, mengakui bahwa awalnya ia terkejut dengan pengumuman yang dibuat oleh BWF kemarin.
"Yah, kenyataan bahwa sistem penilaiannya telah berubah (sistem penilaian baru) agak mengejutkan, tetapi saya pikir saya harus beradaptasi lebih baik dan mengatasinya," katanya kepada Bernama.
Sementara itu, pemain tunggal putra Indonesia yang sedang naik daun dan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2025, Moh Zaki Ubaidillah, memperkirakan format baru ini akan menghadirkan tantangan yang lebih berat, terutama dalam hal kesiapan pertandingan.
"Saya pernah bermain dalam format seperti ini di Kejuaraan Dunia Junior. Saya akui itu sulit dan agak menegangkan."
"Para pemain harus siap sejak awal pertandingan, karena poinnya tidak banyak. Jika dibandingkan dengan format saat ini (21 poin), para pemain memiliki sedikit lebih banyak waktu untuk menemukan ritme permainan mereka."
Artikel Tag: Chou Tien Chen, An Se Young, Sistem penilaian, Moh Zaki Ubaidillah
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/masuki-era-pensiun-chou-tien-chen-bicara-format-penilaian-baru-15-poin
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini