Piala Uber 2026: Kenneth Jonassen Tak Menyesal Meski Dipermak China 3-0

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 01 Mei 2026, 18:15 WIB - 106 views
Piala Uber 2026: Kenneth Jonassen Tak Menyesal Meski Timnya Dipermak China 3-0

K Letshanaa/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Tersingkirnya Malaysia di perempat final Piala Uber seharusnya dilihat sebagai langkah maju, bukan kemunduran, bagi skuad muda mereka, kata direktur pelatihan tunggal nasional Kenneth Jonassen.

Setelah kekalahan 3-0 dari juara bertahan China di Forum Horsens hari ini, Jonassen mengatakan pengalaman itu adalah bagian dari proses pengembangan yang lebih panjang.

Meskipun Malaysia menyulitkan juara 16 kali itu di pertandingan pembuka, pemain Denmark itu mengatakan pengalaman superior China akhirnya yang menentukan kemenangan.

"Tentu saja, kami tahu bahwa China akan menjadi tantangan besar. Namun, saya merasa bahwa, khususnya dalam dua pertandingan pertama, kami mampu sedikit mengguncang mereka," kata Kenneth Jonassen.

"Saya rasa kami memberikan perlawanan yang cukup baik kepada mereka. Namun, baik level permainan maupun pengalaman mereka yang akhirnya menang dalam dua pertandingan tersebut."

Tim nasional putri memulai pertandingan dengan pemain peringkat 33 dunia, K. Letshanaa , yang memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah 21-17, 21-18 dari pemain peringkat 2 dunia, Wang Zhi Yi, dalam waktu 47 menit.

Tim Malaysia hampir mencapai tingkat yang setara berkat Carmen Ting / Ong Xin Yee. Pasangan ini tidak menunjukkan tanda-tanda gugup saat menghadapi petenis peringkat 1 dunia Liu Sheng Shu / Tan Ning sebelum akhirnya kalah dengan skor 21-14, 16-21, 21-13 setelah pertarungan selama 79 menit.

China memastikan tempat mereka di semifinal pada pertandingan ketiga ketika petenis peringkat 4 dunia Chen Yu Fei mengalahkan petenis peringkat 37 dunia Wong Ling Ching dengan skor 21-10, 21-10 dalam waktu 36 menit.

Kenneth Jonassen mengatakan ada tanda-tanda yang menggembirakan dari tim, terutama dari Letshanaa.

"Saya melihat beberapa peluang, saya melihat kedewasaan bukan hanya hari ini, tetapi juga selama semua pertandingannya di turnamen ini… dan saya senang melihat itu hari ini juga," katanya.

Selain menguji kemampuan Zhi Yi, Letshanaa juga tampil meyakinkan melawan pemain peringkat 3 dunia Akane Yamaguchi sebelum kalah 21-19, 21-17 dalam pertandingan terakhir Grup B melawan Jepang pada hari Senin.

Kenneth Jonassen Jonassen juga menyoroti pentingnya persatuan, dan memuji kapten M Thinaah karena telah membimbing skuad yang kurang berpengalaman sepanjang kampanye.

Meskipun mencapai perempat final untuk pertama kalinya dalam 16 tahun merupakan sebuah pencapaian penting, Jonassen mengatakan tim harus terus meningkatkan performa.

"Saya rasa semua tim yang datang dari luar kandang akan percaya bahwa mereka mampu, tetapi saya tidak melihat alasan mengapa kita juga tidak boleh berpikir bahwa kita memiliki kemampuan untuk berkembang."

"Seperti yang saya katakan, dibutuhkan banyak kerja keras, komitmen, dan kemauan untuk memperbaiki mentalitas diri sendiri," ujarnya.

Ini adalah penampilan perempat final keempat Malaysia di Piala Uber, setelah tahun 2004, 2008, dan 2010.

Tim tersebut memulai kampanye Grup B mereka dengan kemenangan 3-2 atas Turki dan kemenangan 5-0 melawan Afrika Selatan. Mereka finis sebagai runner-up grup setelah kalah 4-1 dari Jepang.

Artikel Tag: Kenneth Jonassen, wang zhi Yi, Liu Sheng Shu, K Letshanaa, Ong Xin Yee, Carmen Ting, Piala Uber 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/piala-uber-2026-kenneth-jonassen-tak-menyesal-meski-dipermak-china-3-0
106
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini