Pontianak Indonesia Masters 2026: Dendi Triansyah Tersisih di Semifinal
Dendi Triansyah/[Foto:Djarum Badminton]
Pebulutangkis tunggal putra Pelatnas Cipayung, Dendi Triansyah gagal mencapai babak pamungkas turnamen kandang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah di semifinal menyerah dari wakil asal China, Sun Chao.
Dendi Triansyah gagal membendung ketangguhan Sun Chao lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 22-20, 10-21 dan 15-21, dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak Kalimantan Barat pada Sabtu (5/9) malam WIB .
"Gim pertama lawan masih lebih banyak menurunkan bola, jadi pola strategi saya masuk. Tapi di gim kedua dia mengubah dengan banyak mengangkat bola dan itu membuat saya kesulitan karena bola belakangnya tidak dapat menghasilkan poin," tutur pemain asal Mutiara Cardinal Bandung ini melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Di gim ketiga, saya sudah berusaha mengimbangi permainan tapi tidak maksimal karena kondisinya sudah menurun," Dendi Triansyah, mengungkapkan.
Dengan tersingkirnya Dendi Triansyah, harapan terakhir Merah Putih kini bergantung pada pasangan ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan / Patra Harapan Rindorindo di final Pontianak Indonesia Masters 2026.
Perjalanan pasangan debutan Dejan Ferdinansyah / Apriyani Rahayu harus berakhir di babak semifinal turnamen kandang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 100 usai menyerah dari wakil asal China, Ma Xi Xiang / Qin Hui Zhi.
Dejan Ferdinansyah / Apriyani Rahayu harus mengakui keunggulan Ma Xi Xiang dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 16-21 dan 13-21.
"Hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kami, harapan kami, tapi kami sudah mencoba, sebisa kami semaksimal mungkin. Di permainan juga tidak maksimal permainannya, tidak keluar karena mungkin kondisi juga mempengaruhi," papar Dejan melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Bukan sebuah alasan, tapi akhirnya fokusnya hilang-hilang," tambahnya.
Dengan kekalahan Dejan Ferdinansyah / Apriyani Rahayu, dipastikan tak ada wakil ganda campuran Merah Putih di babak final Pontianak Indonesia Masters 2026.
Sebelumnya langkah pasangan baru ganda campuran profesional Indonesia asal PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto / Melati Daeva Oktavianti harus terhenti di babak empat besar turnamen kandang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah menyerah dari wakil asal China, Liao Pin Yi / Zhang Jia Han.
Menempati unggulan kelima, Rehan-Melati gagal hentikan ketangguhan Liao/Zhang dua game langsung yang cukup ketat dengan skor identik 18-21 dan 18-21.
"Pasti kita semua tahu pemain China, mau junior atau senior, semuanya punya kualitas yang sangat bagus," tanggap Melati melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Ini jadi satu pelajaran buat kami sebagai partner baru," tambahnya.
"Yang pasti, kami akan fokus terus menutup kekurangan dan menambah kelebihan," pungkasnya.
Pasangan ganda putra Merah Putih, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan / Patra Harapan Rindorindo berhasil mencapai babak pamungkas turnamen kandang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 100 usai meraih kemenangan atas wakil asal Malaysia, Low Hang Yee / Ng Eng Cheong.
Yeremia - Patra sukses menundukkan unggulan ketiga Low - Ng dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 21-7 dan 21-15.
"Bangga sekali bisa back-to-back finals, harapannya besok bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal," tanggap Yere melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Kalau main defense, kami bisa saja mati, tapi kalau menyerang pasti, kan, lawan yang lebih tertekan," katanya.
Selanjutnya, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan / Patra Harapan Rindorindo akan mencoba untuk meraih gelar Pontianak Indonesia Masters 2026 menghadapi wakil asal Taiwan, Chia Yen Lin / Lin Yong Sheng.
Artikel Tag: apriyani rahayu, Rehan Naufal Kusharjanto, pbsi papua barat, Melati Daeva Oktavianti, Dejan Ferdinansyah, Dendi Triansyah, Pontianak Indonesia Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/pontianak-indonesia-masters-2026-dendi-triansyah-tersisih-di-semifinal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini