Raymond/Joaquin Belajar Banyak Usai Tersingkir di 16 Besar China Open 2026
Raymond/Indra belajar banyak usai tersingkir di babak 16 besar China Open 2026. (Gambar: PBSI)
Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis ganda putra Indonesia yaitu Raymond/Joaquin belajar banyak usai kalah di babak 16 besar China Open 2026. Mereka menyadari bahwa banyak aspek yang harus dibenahi.
Berhadapan dengan Chen/Liu, Raymond/Indra tidak bisa berkutik sama sekali. Mereka menerapkan beberapa bola panjang yang diharapkan efektif, tetapi justru jadi senjata makan tuan. Pada akhirnya, mereka harus tumbang dengan skor akhir 13-21 dan 17-21. Menanggapi kekalahan ini Raymond Indra mengatakan bahwa permainannya dengan Nikolaus Joaquin memang belum maksimal. Kekalahan di China Open 2026 kali ini menunjukkan bahwa mereka belum siap sepenuhnya tampil di level Super 1000.
"Kami kurang siap dengan pola permainan yang mereka peragakan. Mereka banyak main panjang sehingga membuat kami ragu-ragu. Kami terlalu lama mengantisipasinya. Kami harus meningkatkan power dan teknik karena terasa sekali tadi, apalagi ketika posisi kalah angin kami tidak bisa mematikan mereka," ucap Raymond Indra.
"Pastinya tadi persiapan sudah dilakukan, secara strategi maupun mental juga, tapi memang kita tidak pernah tahu di lapangan akan seperti apa. Tadi juga saya banyak melakukan kesalahan yang seharusnya pemain dunia tidak boleh lakukan, tapi saya berulang kali melakukannya. Saya mencoba kembali lagi, sempat ada peluang, tapi memang tadi poinnya sudah terlalu jauh sehingga sulit untuk mengejar. Ini evaluasi besar buat saya pribad," tambah Joaquin melengkapi pernyataan dari Raymond.
Artikel Tag: Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, China Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/raymondjoaquin-belajar-banyak-usai-tersingkir-di-16-besar-china-open-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini