Sejarah Malaysia Pertama Kalinya Raih 3 Gelar World Tour Di Satu Turnamen
Chen Tang Jie-Toh Ee Wei/[Foto:NST]
Jakarta - Kontingen bulu tangkis Malaysia mencetak sejarah di Indonesia Masters 2026, menyapu bersih tiga gelar di nomor ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri untuk mengukir babak baru dalam sejarah Tur Dunia negara tersebut.
Bertanding di Istora Senayan yang terkenal — yang secara luas dianggap sebagai salah satu tempat tersulit di sirkuit — para pemain bulu tangkis Malaysia menunjukkan performa luar biasa untuk meraih tiga gelar sekaligus dalam satu ajang Super 500.
Ini menandai pertama kalinya sejak sistem BWF World Tour diperkenalkan pada tahun 2018 bahwa Malaysia meraih tiga gelar dalam satu turnamen, menetapkan tolok ukur baru bagi tim nasional.
Terobosan Bersejarah Ganda Campuran
Pasangan juara dunia Chen Tang Jie–Toh Ee Wei memimpin dengan menjadi pasangan ganda campuran pertama yang memenangkan gelar Indonesia Masters.
Sebagai unggulan ketiga, Tang Jie/Ee Wei bangkit dari awal yang lambat untuk mengalahkan pasangan Denmark Mathias Christiansen–Alexandra Bøje dengan skor 15-21, 21-17, 21-11 di final, mengamankan kemenangan setelah 62 menit pertandingan bulu tangkis dengan intensitas tinggi.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua mereka atas pasangan Denmark tersebut dalam tiga pertemuan dan memberikan Chen–Toh gelar pertama mereka di musim 2026, mengakhiri penurunan performa singkat setelah tersingkir lebih awal di India Open pekan lalu.
Sejak turnamen ini pertama kali diadakan pada tahun 2010, Malaysia belum pernah memenangkan gelar ganda campuran — sehingga gelar ganda campuran ini menjadi pencapaian penting.
Goh Sze Fei–Nur Izzuddin Mengakhiri Kekeringan Gelar
Di nomor ganda putra, Goh Sze Fei–Nur Izzuddin Rumsani berhasil mempertahankan posisi Malaysia di puncak podium dengan mengalahkan pasangan Indonesia Raymond Indra–Nikolaus Joaquin 21-19, 21-13.
Bermain di tengah sorak sorai penonton tuan rumah yang memekakkan telinga, unggulan keempat menunjukkan ketenangan dan otoritas untuk mengamankan gelar pertama mereka dalam 12 bulan, mengakhiri paceklik gelar juara yang panjang.
Kemenangan ini juga memastikan Negeri Jiran meraih gelar ganda putra untuk tahun kedua berturut-turut, menyusul kemenangan gemilang Man Wei Chong–Tee Kai Wun pada tahun 2025.
Pearly Tan–Thinaah Akhirnya Mengakhiri Kekeringan 15 Tahun
Pasangan ganda putri Pearly Tan–Thinaah Muralitharan, menyelesaikan raihan treble bersejarah setelah meraih gelar juara menyusul mundurnya pasangan Jepang, Arisa Igarashi–Miyu Takahashi, karena sakit.
Hasil tersebut menandai gelar ganda putri pertama Malaysia di Indonesia Masters sejak 2011, mengakhiri penantian selama 15 tahun dan memberikan Pearly–Thinaah gelar juara pertama mereka di musim baru.
Pada awal tahun 2026, pasangan ini tersingkir lebih awal di Malaysia Open sebelum bangkit kembali dengan mencapai semifinal di India Open, menjadikan gelar ini sebagai dorongan kepercayaan diri yang tepat waktu.
Artikel Tag: Pearly Tan, M Thinaah, Chen Tang Jie, Toh Ee Wei, Goh Sze Fei Nur, Izzuddin Rumsani, Malaysia, Indonesia Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/sejarah-malaysia-pertama-kalinya-raih-3-gelar-world-tour-di-satu-turnamen
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini