Sektor Ganda Putra Jadi Andalan Indonesia di All England 2026
Fajar-Fikri-Raymond-Joaquin/[Foto:PBSI]
Jakarta - Ganda putra jadi sektor yang sangat diandalkan Merah Putih untuk membawa pulang gelar juara di turnamen bergengsi All England Open World Tour Super 1000 pada pekan depan di Birmingham Arena.
Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian mengatakan bahwa ganda putra saat ini adalah sektor yang dianggap paling siap, meskipun tunggal putra juga menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan munculnya Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah.
"Kalau kita melihat dari dari kualitas dan kapasitas atlet kita, yang kita bisa mengharapkan lebih banyak adalah di ganda putra. Tapi untuk sektor lain, kita mau melihat itu, apakah sudah ada progres peningkatan dalam menuju ke Olimpiade," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (23/2) pagi.
Namun, sektor ganda putra justru menjadi titik lemah tim putra Indonesia di ajang dua tahunan Kejuaraan Beregu Asia 2026 beberapa waktu lalu yang beberapa kali gagal menyumbang poin.
"Kita melihatnya itu adalah bagaimana peningkatan empat sektor ini dalam menuju ke (Olimpiade Los Angeles) 2028. Kita berharap, kan, dari yang tadinya empat sektor masuknya quarter final, mulai sudah bisa berbicara untuk di level tinggi," ujarnya.
Tim bulu tangkis Indonesia akan menjalani persiapan yang cukup panjang menuju Tour Eropa yang dimulai dari ajang bergengsi All England Open World Tour Super 1000 pada pekan depan di Birmingham Arena.
Dalam laporannya, tim bulu tangkis Indonesia terlebih dahulu akan menjalani aklimatisasi di Kota Milton Keynes yang merupakan pusat training camp sebelum terjun ke Tour Eropa dimulai pekan depan di All England.
Perjalanan awal ke Tour Eropa tak hanya sekedar adaptasi cuaca saja, namun lebih menekankan kerja kertas dan juga kesiapan sedini mungkin untuk mendapatkan mode turnamen yang lebih baik.
"Ini adalah hasil dari diskusi pelatih-pelatih masukkan ke pelatih-pelatih, ada kebutuhan dari atlet-atletnya juga. Untuk turnamen di Eropa yang perbedaan waktu cukup panjang, memang perlu beradaptasi," tutur Eng Hian.
"Jadi aklimatisasinya kita buatkan (di Inggris) semacam training camp untuk memaksimalkan dan beradaptasi lebih baik, dengan fokusnya ke All England," ungkapnya.
Artikel Tag: Badminton Indonesia, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, All England 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/sektor-ganda-putra-jadi-andalan-indonesia-di-all-england-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini