Semangat dan Kebanggaan Pemain Tuan Rumah Tampil di Indonesia Open 2026
Konferensi Pers Indonesia Open 2026/[Foto:PBSI]
Para pemain Merah Putih bersiap untuk tampil di turnamen kandang sendiri Indonesia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 pada tengah pekan ini di Istora Senayan Jakarta.
Daniel Marthin yang bersatu kembali bersama Leo Rolly Carnando langsung merebut gelar Thailand Open beberapa waktu lalu, sangat antusias tampil dihadapan publik Istora, yang cukup familiar pernah juara di arena ini.
"Kita juga tidak terlalu canggung karena sebelumnya sudah lama berpasangan juga," tuturnya kepada wartawan, dalam sesi jumpa pers Polytron Indonesia Open 2026, Senin (1/6), di Jakarta.
"Terus juga kemarin kami sama-sama punya satu tujuan, sih, inginnya jadi juara lagi. Dan akhirnya tercapai, dan semoga kita bisa konsisten," Daniel, menambahkan.
Sementara Ketua Panitia penyelenggara Achmad Budiharto mengatakan bahwa penjualan tiket sampai akhir Mei telah terjual lebih dari 76 persen yang menandakan tingginya antusiasme para pecinta bulu tangkis Indonesia di ajang bergengsi berhadiah total USD 1.450.000 atau berkisar 25 miliar rupiah itu.
"Indonesia Open tahun ini bukan sekadar pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga sebuah pengalaman hiburan olahraga yang lebih dekat dengan masyarakat," jelasnya kepada wartawan, Senin (1/6).
"Kami menghadirkan sentuhan teknologi baik di dalam maupun di luar lapangan agar penonton mendapatkan pengalaman yang lebih interaktif dan berkesan," Budiharto, menambahkan.
Menurut wakil Ketua Umum PP PBSI yang juga wakil Menteri Olahraga, Taufik Hidayat, Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial bagi semua pemain top di seluruh dunia. Maka dari itu, para pemain Merah Putih harus mampu memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin dengan keberanian dihadapan para penggemar fanatik Istora Senayan.
"Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu yang membuat turnamen ini berbeda," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/6).
"Kami berharap para atlet muda Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Indonesia Open adalah panggung yang sangat baik untuk belajar, berkembang, dan mengukur kemampuan melawan pemain terbaik dunia. Dari proses seperti inilah fondasi prestasi masa depan dibangun," ungkapnya.
Di sektor tunggal putra, Merah Putih akan bergantung pada pemain profesional peringkat 5 dunia, Jonatan Christie serta pemain peringkat 13 dunia, Alwi Farhan.
Jonatan Christie diharapkan akan bermain lebih ngotot di kandang sendiri, setelah absen di Indonesia Masters pada bulan Januari lalu, sementara Alwi Farhan yang tampil impresif hingga babak semifinal Singapore Open pekan lalu, akan lebih bersemangat dihadapan para penggemar tuan rumah.
Artikel Tag: PBSI, taufik hidayat, Achmad Budiharto, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, merah putih, Indonesia Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/semangat-dan-kebanggaan-pemain-tuan-rumah-tampil-di-indonesia-open-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini